Suara.com - Pendaftaran SNMPN 2021 dibuka sejak 11 Januari lalu. SNMPN menjadi salah satu cara agar siswa dari jenjang sekolah menengah atas/ kejuruan dapat melanjutkan ke pendidikan tinggi. Selain SNMPN siswa juga mengenal istilah yang lebih familiar yakni SNMPTN. Keduanya berbeda.
Beda SNMPN dengan SNMPTN
SNMPN merupakan singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri, sedangkan SNMPTN merupakan singkatan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri.
Pendaftaran SNMPN 2021 hanya diperuntukkan bagi jalur undangan dengan jenjang D-3 atau vokasi di politeknik. Sedangkan pendaftaran SNMPTN diperuntukkan bagi jalur undangan dan dengan jenjang D-4 atau sarjana terapan dan S-1 oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
Ada 86 perguruan tinggi negeri dan 44 politeknik yang bisa dipilih untuk masing-masing jalur. Kendati demikian, keduanya hanya menerima siswa lulusan tahun 2021.
Pendaftaran SNMPN 2021 dilakukan dengan mengakses website snmpn.politeknik.or.id. Namun sebelumnya pihak sekolah harus mendaftarkan terlebih dahulu sekolahnya sehingga setiap siswa memiliki akses mendapatkan username dan password. Pendaftaran SNMPN ini sudah dimulai sejak 11 Januari-19 Maret 2021. Hasilnya akan diumumkan pada 6 April 2021.
Sementara itu pendaftaran SNMPTN 2021 dilakukan melalui website portal.ltmpt.ac.id atau melalui laman snmptn.ltmpt.ac.id.
Tidak semua siswa bisa mengikuti seleksi jalur SNMPTN ini. Hanya siswa yang dipilih oleh sekolah yang memiliki kesempatan mendaftar SNMPTN.
Masing-masing sekolah mengajukan nama siswa berdasarkan akreditasi dan jumlah keseluruhan siswa. Ketentuan jumlah siswa yang bisa didaftarkan lewat jalur SNMPTN di masing-masing sekolah ditentukan oleh LTMPT.
Baca Juga: Info PraKerja Gelombang 12: Alur dan Cara Daftar di prakerja.go.id
Sebelum siswa melakukan proses pendaftaran SNMPTN, ada beberapa langkah yang terlebih dahulu harus dilakukan oleh pihak sekolah.
Sekolah harus membuat akun LTMPT, kemudian menetapkan siswa yang memenuhi syarat mengikuti seleksi SNMPTN, dan mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Setelah sekolah selesai mendaftar, barulah siswa melakukan proses pendaftaran dengan mengisi data diri dan jurusan yang diinginkan.
Pendaftaran SNMPTN dibuka mulai 15 Februari 2021 serta dijadwalkan berakhir pada 24 Februari 2021 pukul 15.00 WIB. Pengumuman hasil SNMPTN akan dilakukan pada 22 Maret 2021.
Bagi siswa yang lolos SNMPTN namun tidak melakukan pendaftaran ulang atau mengambil pilihan tersebut, maka siswa yang besangkutan tidak diperbolehkan mendaftar dari jalur lain yaitu UTBK-SBMPTN.
Baik pendaftaran SNMPN 2021 maupun SNMPTN 2021 keduanya tidak dipungut biaya alias gratis.
Berita Terkait
-
Pendaftaran Mudik Lebaran Gratis 2026 Resmi Dibuka, Daftar di 7 Link Ini Sebelum Kehabisan!
-
Kemenag Buka Penerimaan Murid Baru Madrasah 2026/2027, Bisa Daftar Online
-
Kapan CPNS 2026 Dibuka? Ini Syarat dan Dokumen yang Perlu Kamu Siapkan
-
5 Fakta Terbaru SNBP 2026, Siapkan Berbagai Hal Penting Berikut!
-
Berapa Biaya Pendaftaran Siksorogo Lawu Ultra? Trail Run Skala Internasional yang Viral
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
Terkini
-
Huntara untuk Korban Bencana di Aceh 100 Persen Rampung
-
Komisi III DPR RI: Reformasi Polri dan Kejaksaan Tak Cukup Regulasi, Butuh Perubahan Kultur
-
Adies Kadir Mundur dari DPR Usai Dipilih Jadi Hakim MK, Posisinya Berpeluang Diganti Anaknya Adela
-
SPI Ungkap 216 Kasus Konflik Agraria di 2025, Sumatera Jadi Wilayah Paling 'Panas'
-
BMKG Respons Viralnya Narasi Negatif Tentang Modifikasi Cuaca
-
Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal
-
Murka PDIP di Kasus Hogi Minaya Bikin Kapolres Sleman Minta Maaf Akui Salah Terapkan Pasal
-
Banjir Jakarta Meluas: 35 RT dan 10 Ruas Jalan Tergenang, Jaktim Terparah
-
Usut Penghitungan Kerugian Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Gus Alex Lagi
-
Normalisasi Kali Ciliwung Dilanjutkan, Kadis SDA: Bisa Tekan Risiko Banjir 40 Persen