Suara.com - Pendiri Partai Era Masyarakat Sejahtera atau Partai Emas, Mischa Hasnaeni Moein, mengakui heran terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat banjir melanda ibu kota.
Ia menilai, Anies hanya beretorika dan meninjau wilayah terdampak banjir. Padahal, warga mengharapkan ada kebijakan nyata Anies untuk mengatasi banjir.
"Saya juga bingung Pak Anies cuma retorika datang meninjau," ujar Hasnaeni saat dihubungi Suara.com, Sabtu (20/2/2021).
Wanita Emas itu meminta Anies agar tak hanya meninjau lokasi banjir, namun memberikan solusi untuk mengatasi banjir .
"Jangan ditinjau tapi action berikan solusi," tegasnya.
Rumah Hasnaeni sendiri yang terletak di Jalan Kemang Timur V, Jakarta Selatan, terendam banjir, Sabtu (20/2/2021) setinggi dua meter.
Kendati demikian, ia sudah mengungsi terlebih dahulu sebelum banjir menggenangi rumahnya.
Sementara kelima asistennya masih terjebak di dalam rumah sejak Jumat (19/2) malam dan belum dievakuasi oleh Tim SAR.
"Kami lagi menunggu perahu, enggak ada dari tim SAR. Kami lagi cari perahu karet di mana-mana untuk mengevakuasi orang yang ada di dalam. Orang-orang saya ada lima yang terjebak, sehingga kami juga kebingungan mereka belum makan dari semalam," kata dia.
Baca Juga: Pasien Covid-19 Cipinang Muara Isolasi Mandiri di Rumah Terjebak Banjir
Bahkan kata Hasnaeni, belum ada bantuan dari Pemprov DKI untuk perahu karet kepada asistennya yang masih terjebak dalam rumah. Ia berharap para asistennya segera dievakuasi.
Berita Terkait
-
Pasien Covid-19 Cipinang Muara Isolasi Mandiri di Rumah Terjebak Banjir
-
Banjir Belum Surut, Anies Baswedan: Masih Ada Kiriman Air dari Hulu
-
11 Mobil Tenggelam di Banjir Kemang Akhirnya Bisa Dievakuasi
-
Rumah Pendiri Partai Emas Terendam Banjir, 5 Orang Terkurung di Dalam
-
Banjir Jakarta, 338 Meter Kubik Sampah Diangkut dari Sungai Ciliwung
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi