Suara.com - Sekretaris Jenderal atau Sekjen DPR RI Indra Iskandar menyebut jumlah anggota DPR RI beserta yang mendapatkan vaksin Covid-19 gratis dari pemerintah sebanyak 2.600 orang. Sementara, untuk tenaga kerja di komplek parlemen yang juga turut mendapatkan vaksin gratis tercatat hampir 12 ribu orang.
Indra mengatakan bahwa data keluarga yang digunakan untuk daftar penerima vaksin diambil dari data asuransi. Kecuali yang pernah positif Covid-19, anggota dewan beserta keluarganya didaftarkan untuk memperoleh vaksin.
"Seluruhnya lalau anggota dewan dan keluarga berdasarkan data kependudukan yang ada di Jasindo anggota keluarga sekitar 2.600 orang," kata Indra di Kompleks Parlemen, Jumat (26/2/2021).
Lebih lanjut, ia menerangkan kalau pihak Kementerian Kesehatan/Kemenkes melalui Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes yang mengundang DPR untuk mengikuti program vaksinasi mulai pada 24 Februari kemarin.
Meski demikian, jadwal yang telah ditetapkan itu tidak bisa berjalan dengan baik karena berbenturan dengan jadwal reses anggota dewan. Indra menyebut pihaknya sudah menentukan target 1.000 sampai 1.500 orang bisa divaksin per harinya.
"Di hari pertama target kami sekitar 500 orang (dari) target (awal) kami 1.500, hari kedua lumayan mencapai 1200 orang yang divaksin, hari ketiga kami belum evaluasi karena masih berlangsung," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati