Suara.com - Seorang pria bernama Satish Goud meninggal karena karena tertusuk taji ayam jago peliharaannya. Menyadur Telangana Today Sabtu (27/02) ia mengalami luka parah di bagian pangkal paha.
Pria ini ikut dalam sabung ayam di dekat kuil Lothunur of Gollapalli mandal. Ketika ia memegang Raja, ayam jago miliknya, taji di kaki ayam itu mengenai tubuhnya hingga luka parah.
Satish Goud yang berusia 45 tahun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Jagitial karena mendarahan namun nyawanya tak tertolong.
Setelah itu polisi mendaftarkan kasus pembunuhan yang tidak disengaja dan mereka mengamankan ayam jago itu beserta tajinya di pengadilan.
Mereka akan mengirimnya ke peternakan unggas, tapi media mulai memberitakan bahwa ayam tersebut ditangkap karena pembunuhan.
Sub-Inspektur Stasiun B Jeevan menjelaskan polisi memberikan perlindungan kepada ayam jantan sebagai bagian dari penyelidikan dan menyerahkannya di pengadilan bersama dengan tajinya.
Itulah sebabnya, ayam jago bernama Raja itu diserahkan ke peternakan unggas, katanya.
Sementara itu, Sathish yang meninggal saat terlibat sabung ayam tidak akan diperlakukan sebagai terdakwa, tetapi harus tetap menjaalani proses hukum sebagai bukti penyebab kematian.
Orang lain yang berpartisipasi dalam pertarungan ayam juga akan ditangkap dan diproses di pengadilan, kata petugas polisi itu.
Baca Juga: Polisi Meninggal Diserang Ayam Aduan yang Dipasangi Pisau Taji
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!