Suara.com - Hari ini, pegawai kantor Kementerian Koordinator Perekonomian mulai mengikuti vaksinasi sebagai implementasi dari program vaksinasi tahap kedua bagi pelayan publik yang disusun Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
“Dari sisi kesehatan, pemerintah akan fokus memulihkan kepercayaan konsumen dengan mempercepat vaksinasi,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Sebagai upaya percepatan vaksinasi, pemerintah akan mengadakan program vaksin gotong royong. Perusahaan swasta bertanggung jawab untuk melakukan vaksinasi kepada karyawan dan keluarganya.
“Meskipun vaksinasi telah diselenggarakan, kita harus tetap mempertahankan dan menegakkan protokol kesehatan yang ketat atau herd immunity akan sulit dicapai,” kata Airlangga.
Sekretaris Menteri Koordinator Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan vaksinasi akan dilakukan dalam dua hari: Rabu dan Kamis, pukul 08.00 - 15.00 WIB.
Vaksinasi akan diikuti 1.147 pegawai Kementerian Kooridnator Perekonomian. Vaksinasi selanjutnya akan dilaksanakan dua minggu mendatang.
Termasuk tenaga medis dari Poliklinik Kementerian Koordinator Perekonomian, sekitar 200 tenaga medis terlibat dalam kegiatan.
Berita Terkait
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Q1 2026, Pemerintah Klaim Lebih Tinggi dari China-AS
-
Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun