Suara.com - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin, melihat ada strategi tarik ulur, di balik Partai Demokrat kubu Moeldoko yang hingga kini belum mendaftarkan hasil kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang ke Kemenkumham.
Ujang berpendapat strategi itu digunakan lantaran kubu Moeldoko saat ini tengah melakukan lobi politik guna mendapatkan kepastian hasil KLB dapat disahkan Kemenkumham.
"(Kubu Moeldoko) sedang main tarik ulur, bukan menunda-nunda tapi sedang melobi untuk mendapatkan acc. Mereka itu kan KLB ilegal tak sesuai AD/ART partai dan UU," kata Ujang kepada Suara.com, Jumat (12/3/2021).
Setelah mendapat kepastian, menurut Ujang, kubu Moeldoko pasti akan mendaftar.
Padahal diketahui, pihak Moeldoko sebelumnya berencana mendaftarkan pada Senin (8/3) tapi batal. Sehari setelahnya muncul klaim bahwa mereka sudah ke Kekemenkumham. Namun pasa Kamis (11/3), mereka menegaskam belum mendaftarkam hasil KLB Deli Serdang.
"Makanya mereka melakukan strategi tarik ulur dan lobi agar pasti, agar dapat kepastian disahkan. Karena percuma jika diajukan namun tak disahkan. Lalu juga sedang atur dokumen agar seolah-olah legal," kata Ujang.
Jika strategi lobi itu benar dilakikan, Ujang mengatakan patut diduga kubu Moeldoko saat ini hanya tinggal menunggu campur tangan pemerintah. Tetapi di sisi lain, Ujang menyayangkan apabila kemudian pemerintah menyepakati strategi tersebut karena dinilai menjadi intervensi.
"Begitulah, karena ini kan sudah terbuka ke publik, rakyat sudah tahu mana yang legal dan ilegal. Kita tunggu saja keptusan Menkumham. Apapun keputusannya akan terlihat. Jika disahkan berarti terjadi intervensi dan jika tak disahkan di situlah ada keadilan," kata Ujang.
Untuk diketahui, Partai Demokrat kepemimpinan Moeldoko menyatakan belum mendaftarkan hasil KLB Deli Serdang, Sumatera Utara ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Baca Juga: Ngaku Diajak Kudeta Demokrat, Gatot Nurmantyo Disentil Keras Kubu Moeldoko
Pernyataan tersebut berubah setelah pihaknya pada Selasa (9/3/2021) mengklaim telah mendaftarkan secara resmi hasil KLB Deli Serdang ke Kemenkumham secara diam-diam.
"Ya begini, ini kan saudara-saudara saya ini saking semangatnya, terlalu semangat (sebut telah mendaftar), ya nggak apa-apa juga," kata Sekjen Demokrat KLB Deli Serdang di Kediaman Moeldoko, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/3/2021).
Jhoni mengatakan, hasil KLB yang di dalamnya berada AD/ART dan kepengurusan Demokrat yang baru itu akan didaftarkannya jika sudah siap. Ia mengatakan, enggan terburu-buru.
"Sesegera mungkin (mendaftarkan). Tidak perlu buru-buru, tidak perlu demo-demo," ungkapnya.
Lebih lanjut, Jhoni menyampaikan, saat ini hasil KLB Deli Serdang yang akan didaftarkan ke Kemenkumham masih kurang soal dokumentasi. Menurutnya, hal tersebut menjadi kelengahan pihaknya.
"Hanya dokumentasi bahwa acara betul, pesertanya penuh, bahkan di luar. Itu memang sedikit kita lengah karena tidak ada niat lain lainnya, dokumentasi saja. Sedang dikumpulkan dari yang membawa kamera itu," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno