Suara.com - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi memberikan tanggapan terkait Amien Rais dan Neno Warisman yang hendak menggelar doa dan tahlil nasional.
Lewat sebuah cuitan di akun Twitternya yang diunggah Jumat (12/3/2021) Eko memperlihatkan sebuah tangkapan layar judul artikel berita. Artikel tersebut membahas soal Tahlil nasional dan doa yang akan digelar oleh Amien dan Neno.
Sindir Amien dan Neno
Menanggapi artikel tersebut, Eko Kuntadhi memberikan sindiran. Ia menyebut soal pahal ada di tangan Amien Rais dan Neno Warisman.
"Jodoh, rezeki, maut memang di tangan Tuhan. Tapi kalau soal pahala, itu di tangan Amien dan Neno..." tulis Eko Kuntadhi.
Komentar warganet
Menanggapi cuitan tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Beberapa dari mereka ada yang ikut menyindir Amien dan Neno, ada juga yang membela mereka.
"Memenuhi janji jalan kaki Jogja-Jakarta itu dapat pahala juga loh," tulis warganet dengan akun @Ryu5394****.
"Amin dan Neno itu kalo di dunia infotainment ibarat Aldi Taher sama Barbie Kumalasari ya. Halunya akut," tulis warganet dengan akun @chiko_jub****.
Baca Juga: Sabar, Addie MS Dihina Seniman Lonte: Biasanya Merangsang Inspirasiku
"Doa dan tahlil itu memang ibadah, sudah pasti ada pahalanya.... Kalau ngejilat rezim itu bukan ibadah, seperti lo @eko_kuntadhi," tulis warganet dengan akun @BobbyAndhi***.
Pernyataan Neno Warisman
Berdasarkan video yang viral, Neno Warisman mengatakan acara tersebut akan digelar pada 16 Maret 2021. Acara itu akan digelar secara daring.
"Tanggal 16 Maret 2021 catat ya. Kita mengadakan doa dan tahlil secara nasional. Jadi doa dan tahlil nasional pada tanggal 16 Maret 2021 pukul 8 malam melalui zoom," ujar Neno, dikutip Suara.com.
Ditanggapi Ali Mochtar Ngabalin
Pernyataan Neno Warisman itu ditanggapi oleh Ali Mochtar Ngabalin. Lewat sebuah cuitan di akun Twitternya, Ngabalin menyindir mereka sedang mabuk.
Berita Terkait
-
Disebut Payah Gegera Cuitan Ini, Benny K Harman Tantang Warganet
-
Ali Ngabalin ke Neno Warisman: Jangan Politisasi Doa dan Tahlil
-
Polisi Virtual Verifikasi 89 Konten Ujaran Kebencian, Terbanyak di Twitter
-
Rachland Nashidik: Ibu Megawati Tak Bakal Setujui Ambil Alih Paksa Demokrat
-
Sabar, Addie MS Dihina Seniman Lonte: Biasanya Merangsang Inspirasiku
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam