Suara.com - Seorang kakek penjual sayur di India ditangkap polisi karena dicurigai bersetubuh dengan anjing. Menyadur Free Press Journal, Rabu (17/3/2021), aksi kejinya terekam kamera dan kini dijadikan bukti.
Pria 68 tahun bernama Ahmed Shahi ini terkait setidaknya dengan tiga kasus pemerkosaan anjing di Mumbai dalam waktu enam bulan terakhir.
Ia ditangkap setelah polisi mendapat laporan dari komunitas kesejahteraan hewan setempat. Tushar Gogawale dari kantor polisi DN Nagar mengatakan Ahmed Shahi sedang dibawa ke pengadilan.
Penangkapan ini terjadi saat Vijay Mohanani dari Bombay Animal Rights menerima telepon dari warga Andheri West di Juhu Galli yang memberitahunya bahwa seseorang telah melakukan pelecehan seksual terhadap anjing.
Dia mengirim video yang diambil Desember tahun lalu, di mana pria itu bersetubuh dengan anjing. Ia mengatakan bahwa pria itu melakukan pelecehan terhadap anjing yang berbeda di sekitarnya.
Pelapor sudah memberi tahu Shahi yang diketahui bekerja sebagai penjual sayur untuk tidak mengulangi tindakannya, tapi pria itu masih melanjutkannya.
"Keluarga Shahi memukul orang yang merekam video dan merusak teleponnya," katanya. Untungnya, video itu masih tersedia di beberapa perangkat.
Menyadur Newstracklive, Ahmed Shahi sering memberi makanan pada hewan dan memperkosa mereka setelahnya. Selama interogasi, ia mengatakan jika hewan tidak keberatan, itu bukan kejahatan.
Sejauh ini, Ahmed Shahi dituduh memperkosa 30 hingga 40 anjing. Pihak LSM sedang melakukan tes kesehatan terhadap semua anjing betina di sekitar Juhu untuk memperoleh kepastian.
Baca Juga: Siswi Tak Bisa Berbuat Apa-apa Saat Gurunya Lakukan Pelecehan Seksual
"Kami akan menyerahkan daftarnya. Ini adalah kejahatan keji dan ia tidak memiliki sisi kemanusian."
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto