Suara.com - Seorang lelaki yang entah murni gila, kerasukan, atau entah kenapa, secara nekat melakukan upaya perkosaan terhadap anjing tetangganya. Sang anjing yang tak tahu apa-apa juga bukan anjing sembarangan, melainkan seekor pit bull betina.
Ceritanya, perempuan bernama Alice Woodruff yang tinggal di wilayah Waterburry, Connecticut, Amerika Serikat (AS), Selasa (21/10/2014) pekan lalu, mendengar suara mencurigakan di belakang rumahnya. Dia lalu coba melihat apa yang terjadi, sebelum kemudian terkejut melihat seorang lelaki telanjang yang tengah coba memerkosa anjingnya yang terikat.
"Kupikir anjingku baru saja membunuh seseorang, karena kulihat seorang lelaki berada di bawahnya," ungkap Woodruff, sebagaimana dikutip Gawker, Senin (27/10), dari laporan televisi lokal WTNH.
"Saya mulai menjerit. Saya mendapatkan sebuah lilin citronella dan melemparkan ke arahnya, sambil berteriak, 'Pergi dari anjingku. Kamu harus pergi dari sini.' Dia lalu bilang, 'Tidak. Hari ini adalah hari di mana kami akan menghabiskan sisa kehidupan kami bersama'," paparnya lagi.
Menurut Woodruff yan mengaku belum pernah mengenal sang tetangga, saat itulah dia berpikir bahwa sang lelaki tampaknya mengidap semacam kelainan jiwa. Lelaki itu bahkan, menurut Woodruff, menyatakan bahwa ISIS-lah yang telah menyuruhnya ke sana untuk memerkosa anjing tersebut.
"Dia berjalan cepat keliling halaman, berteriak, 'Ini adalah hari kami dan kamu harus mendukungnya. ISIS telah mengirimku.' Dan saya lalu berpikir, 'Apakah hal seperti ini bisa tiba-tiba saja muncul di halaman belakang rumahku?'" ungkap Woodruff lagi kepada WTNH.
Sebagaimana dilaporkan CBS Connecticut pula, Woodruff lantas berlari ke dalam rumahnya, mengambil pistol, kembali ke luar, serta memperlihatkan kepada lelaki itu bahwa dia baru saja memasukkan sebuah magasin peluru.
"Dia tetap saja mengatakan bahwa ini sudah direncakan, bahwa kita semua akan tewas hari itu dalam sebuah aksi pembantaian. Dia tampak tak peduli saya memegang pistol, dan saya masih berusaha mengarahkannya ke bawah," lanjut Woodruff.
"Lalu saya beri dia peringatan, dan saya tembakkan pistol itu ke arah kanan, mengarah ke tanah berlumpur," sambungnya, sembari melanjutkan bahwa sang lelaki tetap saja terlihat tak terpengaruh.
"Tidak, dia mengangkat tangannya dan mulai berjalan ke arahku, memintaku langsung membunuhnya, sambil mengatakan bahwa saya harus paham, segera setelah dia terbunuh, kita semua pun akan mati," lanjut Woodruff.
"Sejujurnya, pada saat itu yang selalu kupikirkan adalah bahwa mungkin ada bom atau pistol yang kemudian akan dikeluarkannya untuk melakukan aksi pembunuhan massal," tambahnya.
Untungnya bagi Woodruff, bukan itu yang terjadi. Sang lelaki sendiri akhirnya bisa ditangkap petugas kepolisian yang telah datang ke lokasi. Lelaki yang sejauh ini hanya disebut berusia 22 tahun, lantas dikirim ke rumah sakit demi pemeriksaan kondisi kejiwaan.
Seusai keluar dari rumah sakit, polisi berencana menahan lelaki itu dengan dakwaan tindak kekejaman terhadap hewan, penyerangan seksual, serta mengganggu ketenteraman. [Gawker/WTNH]
Berita Terkait
-
Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Bongkar Bentuk Kekerasan Seksual Eks Pelatih Panjat Tebing, Bareskrim: Meraba hingga Persetubuhan
-
Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Komisi III DPR Soroti Kasus Amsal Sitepu: Dugaan Intimidasi Jaksa hingga Penahanan Dipertanyakan
-
Pengamat Nilai WFH ASN Tiap Jumat Dorong Efisiensi Energi hingga Ubah Budaya Kerja
-
Ibu Korban Peluru Nyasar Ungkap Klausul Tuntutan kepada Marinir
-
Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz
-
Trump Ancam Bom Pembangkit Listrik Iran Hingga ke Zaman Batu Jika Negosiasi Gagal Total Pekan Ini
-
Tingkatkan Sistem Tanggap Bencana, Pemerintah Terus Perbarui Peringatan Dini Gempa 4 Tahun Terakhir
-
Debat Panas di DPR: Amsal Sitepu Sebut Brownies Alat Tekan, Jaksa Berdalih 'Rasa Kemanusiaan'
-
Momen Haru Amsal Sitepu Berdiri dan Membungkuk di DPR: Terima Kasih Pak, Saya Sudah Bebas
-
Serangan Udara Beruntun Guncang Selat Hormuz, Fasilitas Vital Iran Hancur
-
Komisi III DPR Cecar Kajari Karo, Diduga Halangi Amsal Sitepu Keluar Rutan Meski Hakim Setuju