Suara.com - Prajurit TNI Angkatan Darat berpangkat Kopral Kepala (Kopka) Ade Casmita (47) lumpuh usai disengat tawon jenis ndas saat bertugas. Kekinian dia tengah dirawat di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat atas perintah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.
Kepala RSPAD Gatot Soebroto Letjen TNI Budi Sulistya mengatakan Kopka Ade langsung dirujuk ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD) untuk menjalani pemeriksaan awal. Dia telah berdiskusi dengan tim dokter spesialis saraf dan fisiologi untuk menentukan tahap pengobatan selanjutnya.
"Kami sudah melihat presentasi kasusnya pada pasien ini saya minta saran, bagaimana rencana atau tata rencana pada pasien ini yang terbaik," kata Budi kepada wartawan, Rabu (24/3/2021).
Departemen Saraf RSPAD Gatot Soebroto dibawah pimpinan Kolonel Ckm dr. Sholihul Muhibbi, kata Budi, akan segera melakukan beberapa tindakan medis terhadap Kopka Ade. Di antaranya; MRI jantung, CT Scan dan Rotgen dada, serta elektrokardiografi (EKG).
Selain itu, juga akan berkolaborasi dengan Dokter Spesialis Fisik dan Rehabilitasi di bawah pimpinan Mayor Ckm dr. Maulidi untuk memberikan beberapa program pengobatan stroke yang diderita Kopka Ade. Budi memastikan akan memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada Kopka Ade sebagaimana perintah KSAD.
"Jadi gol perawatan kita nanti memang antara lain, satu meningkatkan quality of life pasien, yang kedua kita akan mencari faktor-faktor resiko atau penyakit dasar yang menyebabkan pasien ini stroke supaya kita mencegah terjadinya stroke berulang," katanya.
Sementara, Kopka Ade berharap dirinya bisa segera pulih agar bisa berkumpul kembali dengan keluarga.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak KSAD beserta ibu, Bapak Pangdam, Bapak Dandim, Bapak Danrem saya ucapkan terima kasih banyak, saya sudah dibawa ke RSPAD untuk diobati supaya saya cepat sembuh," ujar Kopka Ade.
Baca Juga: Disengat Tawon Vespa Usai Bersihkan Kampung, Warga Wonogiri Ini Lumpuh
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi