Suara.com - Sebuah gerbong kereta api di India terbakar hebat pada hari Sabtu, (13/03). Menurut hasil sementara penyelidikan, api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang penumpang ke tumpukan tisu di toilet.
Menyadur Indian Express Kamis (25/03), sebuah laporan menyebut salah satu penumpang di gerbong yang terbakar memberi pernyataan tertulis bahwa alarm detektor asap berbunyi di gerbong saat api mulai menyala.
Laporan itu menyebut ada penumpang yang merokok di dalam toilet ketika kereta melintas dan membuang puntungnya ke tempat sampah yang berisi tumpukan tisu.
"Ada peluang karena banyak penumpang suka merokok. Setiap lemparan dari puntung rokok yang menyala dapat menyulut api," kata laporan itu.
"Itu adalah toilet gaya barat di mana jumlah tisu dan tisu toilet lebih banyak digunakan dan dibuang ke tempat sampah," lanjut laporan yang sama.
Salah satu gerbong kereta api New Delhi-Dehradun Shatabdi Special terbakar saat melintasi Raiwala di Uttarakhand pada 13 Maret, sore hari.
Rangkaian kereta kemudian dihentikan, penumpang diturunkan dan gerbong dilepas sebelum kereta dikirim dalam perjalanan ke Dehradun.
"Interiornya benar-benar terbakar. Api mulai dari WC sisi kiri, kerusakan parah ditemukan di lokasi yang sama. Cat bagian WC benar-benar terbakar sedangkan di tempat lain kerusakan lebih sedikit."
laporan itu juga menyebut lantai toilet retak karena intensitas panas yang tinggi. Sementara itu, laporan penyelidikan mengesampingkan dugaan pemicu kebakaran lainnya.
Baca Juga: 10 Orang Tewas Terbakar, Mawarti Lolos dari Maut Berkat Teriakan Mama
Beberapa diantaranya adalah penguncian poros, pengikatan rem, korsleting, pemecah api, atau bahan mudah terbakar lainnya yang dibawa oleh penumpang bahkan sabotase.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik