Suara.com - Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengunjungi kantor DPP Partai Golkar malam ini. Kedatangan Suharso disambut Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan elite partai berlambang beringin di depan lobi.
Tampak Suharso dengan sejumlah petinggi PPP turun dari mobil yang sama sekitar pukul 19.13 WIB. Sesampainya di depan lobi, keduanya terlihat bertegur sapa dan sesakali tertawa mengeluarkan candaan.
Hal yang dilakukan dua ketua umum itu juga diikuti oleh para petinggi kedua partai. Tidak lama setelah itu, Airlangga dan Suharso menuju lantai atas gedung DPP untuk melangsungkan pertemuan tertutup.
Sebelumnya, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan pertemuan tersebut hanya pertemuan biasa antara dua ketua umum partai.
"Itu pertemuan biasa saja, pertemuan balasan saja ya, kalau kemarin pertemuan dengan Pak Suharso dengan Pak Airlangga, sekarang ada pertemuan lanjutan," kata Baidowi di Kompleks Parlemen DPR, Selasa (30/3/2021).
Baidowi memandang sesama menteri di kabinet di satu badan perencanaan nasional, tentu menjadi wajar apabila keduanya bertemu.
Terlebih, kata Baidowi, untuk mensinkronkan program perekonomian dengan rencana pembangunan nasional jangka panjang, terlebih ada rencana pemindahan ibu kota.
"Yang kedua sebagai sesama ketua umum partai tentu beliau berdua berkepentingan juga membahas situasi perpolitikan nasional, termasuk kemungkinan di (Pemilu) 2024 apalagi hari ini RUU Pemilu tidak jadi direvisi," ujar Baidowi.
"Kalau sebelumnya Pak Airlangga ketemu Suharso sebelum RUU Pemilu dikeluarkan dari Prolegnas, sekarang ketemunya setelah RUU dikeluarkan dari Prolegnas, kan beda momentumnya," tandas Baidowi.
Baca Juga: Golkar Sulsel : DPD II Golkar Harus Jadikan Airlangga Hartarto Presiden
Diketahui, berdasarkan agenda yang tersebar pertemuan antara Suharso dan Airlangga akam dilaksanakan pukul 18.30 WIB hari ini di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.
Berita Terkait
-
Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Golkar: Mungkin Yang Dibayangkan Pilkada Model Orba
-
Kursi Melayang, Perut Ditendang: Ketua DPRD Soppeng Dipolisikan ASN Gegara Penempatan Sopir
-
Bahlil Lahadalia Jamu Cak Imin dan Zulhas Hingga Dasco di Kediamannya, Bahas Apa?
-
Insentif Kendaraan Listrik Dihentikan, Untung atau Buntung?
-
Pemerintah Kucurkan Bantuan Bencana Sumatra: Korban Banjir Terima Rp8 Juta hingga Hunian Sementara
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Jerit Ibunda Korban Salah Tangkap Aksi Demo Agustus, Dua Jari Anaknya Patah Diduga Disiksa Polisi
-
Sabida Thaiseth, Muslimah Pertama di Kabinet Thailand yang Mengusung Wajah Baru Kebudayaan
-
Bonus Rp465 Miliar Atlet SEA Games Cair, Pemerintah Kasih Literasi Keuangan 1,5 Jam
-
Rekayasa Lalin MRT Glodok-Kota Dimulai 10 Januari, Simak Rutenya
-
Said Iqbal Bongkar 'Janji Manis' KDM Soal Upah: Katanya Tak Ubah Rekomendasi, Faktanya Malah Dicoret
-
Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Golkar: Mungkin Yang Dibayangkan Pilkada Model Orba
-
Jaksa Sebut Nadiem dan Pengacaranya Galau: Seolah Penegakan Hukum Tak Berdasarkan Keadilan
-
Sebut Politik Dinamis, Dede Yusuf Ungkap Alasan Demokrat 'Lirik' Pilkada Lewat DPRD
-
Perpendek Rentang Kendali, Pakar Usulkan Polri Dibagi Dua Wilayah: Barat dan Timur
-
Mengais Harapan dengan Kursi Roda: Logistik di Dapur Darurat Pasca-Banjir Aceh