Suara.com - Jenazah seorang pria tak dikenal ditemukan terbungkus kain putih bersama seekor bangkai ayam di Jalan Gerik-Kuala Kangsar dekat Kampung Lubok Merbau, negara bagian Perak, Malaysia.
Menyadur Harian Metro, Selasa (30/3/2021) mayat tersebut seakan ditutup dengan kanvas plastik dan tergeletak di pinggir jalan Kilometer 57, Jalan Gerik-Kuala Kangsar.
Kepala Departemen Investigasi Kriminal (CID), Asisten Komisaris Senior Anuar Othman, mengatakan mayat itu ditemukan oleh seorang warga pada pukul 10.15 pagi waktu setempat.
Anuar mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan oleh Spesialis Forensik RS Raja Permaisuri Bainun, Ipoh, menemukan korban diyakini berusia 40-an.
Berdasarkan identifikasi awal, mayat tersebut merupakan warga negara Malaysia berdasarkan bekas luka suntik di bahu kirinya.
Anuar mengatakan, di dalam bungkusan mayat tersebut juga ditemukan seekor bangkai ayam. Korban diyakini tewas di tempat lain, namun dibawa ke tempat yang letaknya jauh dari lingkungan dan jalan utama antara Kuala Kangsar dan Gerik.
"Korban mengenakan kemeja dan celana pendek (sebelum dibungkus), dia diyakini telah meninggal dalam waktu 24 sampai 36 jam sebelum ditemukan. Peninjauan laporan Orang Hilang akan segera dilakukan untuk mengidentifikasi identitas korban," jelas Anuar Othman.
"Tidak ada luka di bagian luar tubuh korban kecuali luka di kepala kanan korban, namun penyebab cedera belum bisa dipastikan," ujarnya.
Anuar melanjutkan bahwa kematian mayat tersebutdiyakini mengalami kematian mendadak hingga diketahui penyebab kematiannya melalui hasil otopsi.
Baca Juga: Sikap Mulia Aldi Taher, Ajak Kru di Lokasi Syuting Untuk Bekerja
Menurut dia, penyelidikan lebih lanjut atas kasus tersebut akan terus dilakukan berdasarkan sejumlah bukti yang diperoleh di tempat kejadian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar