News / Nasional
Minggu, 04 April 2021 | 14:04 WIB
Banjir bandang menerjang salah satu desa di pulau Adonara, Flores Timur, Ahad (4/4). Antara/HO- BPBD Lembata.

Suara.com - Puluhan rumah di Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan tertimbun longsor. Hal ini menyusul meningkatnya curah hujan di daerah itu.

Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur Alfonsus H Betan mengatakan saat ini petugas BPBD di lapangan masih melakukan pendataan.

"Ada sekitar 40 rumah yang tertimbun longsor, dan ada kurang lebih 100 warga di kecamatan itu dilaporkan keluarganya hilang diduga tertimbun longsor," kata A;fonsus saat dihubungi, Minggu (4/4/2021).

Kekinian petugas BPBD bersama TNI dan Polri masih terus melakukan pencarian korban yang hilang akibat tertimbun longsor.

Dia enggan mengatakan jumlah pasti berapa jumlah korban yang tertimbun longsor.

Alfonsus menambahkan saat ini Bupati Flores Timur bersama dengan sejumlah pihak sedang berada di lokasi untuk meninjau sejumlah lokasi bencana di daerah itu.

"Sejumlah akses jalan menuju ke lokasi juga terputus sehingga proses evakuasi cukup terhambat," ujar dia.

Selain itu jaringan telpon dan internet juga putus sehingga koordinasi dari lokasi bencana juga terhambat. (Antara)

Baca Juga: Korban Tewas Banjir Bandang 23 Orang, Begini Kondisi Terkini Flores Timur

Load More