Suara.com - Apakah anda tahu arti Marhaban Ya Ramadhan? Marhaban Ya Ramadhan menjadi salah satu kalimat yang paling sering diucapkan menjelang bulan suci Ramadhan. Selain itu, kalimat ini juga kerap menghiasi spanduk ataupun poster sambutan bulan Ramadhan.
Bulan Ramadhan memang menjadi bulan yang dinanti-nanti oleh umat Muslim karena berbagai keutamaan yang ditawarkannya. Tak hanya itu saja, terdapat 1 hari di dalam bulan suci Ramadhan yang jika kita mampu mendapatkannya kita akan memperoleh pahala layaknya seribu bulan.
Agar tak penasaran simak penjelasan berikut tentang arti kalimat Marhaban ya Ramadhan.
Jika merujuk pada KBBI, marhaban diartikan sebagai kata seru untuk menyambut atau menghormati kedatangan tamu (berarti selamat datang). Sedangkan Ramadhan merupakan bulan ke-9 di tahun Hijriah, di mana umat Muslim diwajibkan berpuasa.
Namun, jika diartikan dari Bahasa arab, Marhaban merupakan kata turunan dari ‘rahb’ yang berarti ‘luas atau lapang’. Sehingga ucapan ini menunjukkan kelapangan dada atas tamu yang akan segera datang. Seseorang yang mengucapkannya akan menerima dengan penuh kegembiraan dan mempersilahkan segala sesuatu dengan baik untuk membuat tamu merasa lebih nyaman.
Sehingga jika ditilik lagi, makna ucapan Marhaban Ya Ramadhan adalah selamat atas datangnya tamu (bulan Ramadhan) yang disertai dengan penerimaan penuh lapang dada dan kegembiraan. Umat Muslim juga dianjurkan untuk mempersiapkan segalanya untuk beramal di bulan penuh berkah ini.
Selain itu, sebagaimana berlapang dada. Sebaiknya bulan Ramadhan tidak diisi dengan menggerutu dan menghiraukannya karena dianggap mengganggu ketenangan dan kenyamanan. Misalnya ketika menahan lapar dan minum di siang hari.
Alih-alih menggerutu, akan lebih baik jika bulan Ramadhan diisi dengan banyak kebaikan karena di bulan ini lah, semua doa akan dikabulkan, dosa diampuni, dibukanya pintu surga lebar-lebar, ditutupnya pintu neraka serta kehadiran malam lailatul qadar, saat di mana Al-Quran diturunkan.
Keistimewaan di bulan Ramadhan ini bahkan telah disebutkan oleh Rasulullah SAW:
Baca Juga: Arab Saudi Beri Izin Umrah saat Ramadhan Bagi Jamaah yang Sudah Divaksin
“Seandainya umatky mengetahui (semua) keistimewaan bulan Ramadhan, niscaya mereka akan mengharap semua bulan menjadi bulan Ramadhan.
Maka merupakan hal yang wajar ketika banyak orang yang mengucapkan “Marhaban Ya Ramadhan” untuk menyambut bulan suci Ramadhan, supaya kita dapat selalu bergembira dan melapangkan diri.
Demikian penjelasan arti Marhaban Ya Ramadhan yang maknanya adalah untuk menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan dengan penuh suka cita dan lapang dada.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak
-
Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG
-
Jaksa Tepis Pledoi Nadiem: Kasus Chromebook Murni Hukum, Bukan Politik
-
Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG
-
Wamen Silmy Hingga Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi, DPR Singgung Komitmen Prabowo
-
Gugup Hadapi Vonis Korupsi K3, Eks Wamenaker Noel: Asam Lambung Saya Naik
-
Skandal Korupsi BGN Tak Halangi Jatah MBG untuk Lansia, Gus Ipul: Tetap Lanjut
-
DPR Sahkan Revisi UU PPSK, OJK Kini Awasi Bursa Karbon hingga Aset Kripto
-
Wamen Imigrasi Ditahan KPK, Menteri Agus Andrianto Langsung Nonaktifkan Anak Buah
-
Pleidoi Anggota BAIS: Siram Air Keras Itu Spontan, Tak Ada Niat Bikin Andrie Yunus Luka Berat