Suara.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyatakan pengelolaan dan pemanfaatan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tidak selamanya dikelola institusinya setelah tidak lagi dikelola Yayasan Harapan Kita.
Hal ini menyusul adanya diterbitkannya Perpres Nomor 19 Tahun 2021 yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam perpres tersebut dijelaskan, jika penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kementerian Sekretaris Negara.
"Ya memang sesuai dengan perpres yang baru saja terbit itu pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah itu sekarang dikelola ditarik dari Yayasan Harapan Kita ke Kemensesneg. Tapi, itu tidak berarti selamanya akan dikelola Kemensetneg," ujar Pratikno melalui video.
Pratikno menuturkan, saat ini pemerintah akan membentuk tim transisi untuk pemindahan pengelolaan dari Yayasan Harapan Kita ke Kemensesneg.
"Sementara ini, kita bentuk tim transisi namanya. Transisi untuk pemindahan pengelolaan dari Yayasan Harapan Kita ke Kemensetneg, ceritanya begitu. Jadi tapi tidak berarti akan dikelola Kemensetneg selamanya," ucap dia.
Pratikno membantah pengelolaan TMII akan dikelola oleh yayasan baru bentukan Jokowi.
"Nggak, nggak benar sama sekali. Jangan dikira Pak Jokowi kemudian membentuk yayasan keluarga untuk mengelola sama sekali tidak," tutur dia.
Nantinya, kata Pratikno, Kemensetneg terlebih dahulu merumuskan kriteria siapa yang akan tepat secara profesional memperbaiki TMII, kemudian memberikan kontribusi kepada keuangan negara secara signifikan.
Dia juga menyebut, BUMN bidang pariwisata akan ditunjuk sebagai sebagai pihak yang mengelola TMII.
Baca Juga: Presiden Jokowi "Usir" Keluarga Cendana dari Taman Mini
"Arahnya adalah ini akan ditunjuk nantinya kita meminta tolong salah satu bumn pariwisata untuk mengelola TMII ini. Jadi dikelola oleh orang yang profesional, lembaga yang profesional. Dan Harapannya akan jauh lebih baik dan memberikan kontribusi kepada keuangan negara."
Sehingga, kata Pratikno, pengelolaan TMII yang kini dikelola Kemensesneg, bukan berati ada yayasan baru yang akan dibentuk Jokowi untuk mengelola TMII.
"Jadi nggak benar itu, ada yayasan akan dibentuk. Apalagi, ada dihubungkan dengan yayasan Pak Jokowi dan selainnya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Geger Unpam Serang, Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 2, Murni Kecelakaan atau Kelalaian Kampus?
-
Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
-
Kemenhut Bidik Aktor Intelektual di Balik Tewasnya Gajah Sumatra di Konsesi Riau
-
Prabowo Janjikan Biaya Haji Turun Drastis, Bangun 'Kampung Haji' di Mekkah
-
Ogah Masuk Gorong-gorong Mirip Jokowi, Pramono: Yang Bekerja Otaknya
-
Guyon Ogah Masuk Gorong-gorong, Pramono Pilih Kerja Pakai Otak dan Pikiran
-
Sempat Kabur, Otak Dugaan Suap Impor Barang KW di Bea Cukai Akhirnya Pakai Rompi Oranye KPK
-
Pesan Keras Prabowo di Kandang NU: Jangan Ada Dendam, Mari Bersatu Demi Rakyat
-
Viral CCTV Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora, Polisi Turun Tangan