Suara.com - Berikut ini adalah doa menyambut bulan Ramadhan yang dipanjatkan oleh Rasulullah. Hadirmya bulan Ramadhan tinggal menghitung hari, tidak lebih dari sehari seluruh umat Muslim akan memasuki bukan penuh berkah ini.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling dinanti-nantikan oleh seluruh pemeluk agama Islam, karena pada bulan ini Allah menurunkan begitu banyak kebaikan.
Hasil hilal dari sidang Isbat Ramadhan 1442 H tahun ini sudah ditetapkan dan umat Muslim di Indonesia menjalankan puasa mulai 13 April 2021. Bagi muslim yang sudah baligh menjalankan ibadah puasa hukumnya adalah wajib, puasa pertama bulan Ramadhan tahun 2021 jatuh pada hari selasa pada tanggal 4 bulan April menurut kalender masehi.
Pada bulan ini seluruh amalan baik akan dilipat gandakan pahalanya, oleh karena itu seluruh umat Muslim saling berlomba untuk berbuat kebaikan pada bulan Ramadhan ini.
Salah satu amalan yang dilakukan nabi Muhammad SAW saat menyambut Ramadhan adalah dengan cara mengucap syukur saat menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan penuh rasa suka cita. Termasuk juga membaca doa menyambut bulan Ramadhan.
Doa Menyambut Bulan Ramadhan
Perasaan suka cita pastinya dirasakan oleh seluruh umat Muslim saat kembali dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan, sama seperti yang dirasakan oleh Rasulullah SAW. Berikut adalah doa yang dipanjatkan oleh Rasul karena rasa senang dan cintanya pada bulan Ramadhan ini.
Allahumma ahillahu 'alaina bil yumni wal imani was salamati wal islam. Rabbi wa rabbukallah
Artinya: Terbitkanlah bulan tersebut kepada kami dengan berkah, iman, keselamatan serta Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.
Baca Juga: Ramadhan Saatnya Berbagi, Suara.com Himpun Sedekah Pangan dari Pembaca
Adapun doa yang dipanjatkan saat rasul melihat hilal, secara bahasa hilal adalah sebuah situasi dimana bulan sabit pertama terlihat di permukaan langit. Terlihatnya hilal di langit malam adalah sebuah tanda bahwa masuknya awal bulan menurut kalender agama Islam atau hijriyah.
Berikut adalah doa Rasulullah saat melihat hilal:
Allahumma sallimni li Ramadhana, wa sallim Ramadhana li, wa sallimhu minni.
Artinya, "Ya Allah, selamatkanlah aku (dari penyakit dan uzur lain) demi (ibadah) Bulan Ramadhan, selamatkanlah (penampakan hilal) Ramadhan untukku, dan selamatkanlah aku (dari maksiat) di bulan Ramadan."
Menurut riawayat Imam Abud Dawud selain doa saat melihat hilal juga ada doa yang dipanjatkan Rasulullah SAW seperti berikut:
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak