Suara.com - Bulan Ramadhan identik dengan ibadah shalat tarawih yang diikuti dengan witir. Shalat Tarawih sendiri hukumnya sunah, yang biasanya dilakukan setelah ibadah Shalat Isya. Berikut ini tata cara shalat tarawih dan witir.
Meski shalat tarawih hukumnya sunah, namun memiliki pahala berlipat-lipat. Oleh karena itu, umat muslim hendaknya menjalankan ibadah Tarawih selama Ramadhan, kecuali bagi mereka yang berhalangan, seperti haid, nifas, maupun sakit.
Shalat tarawih dianjurkan dikerjakan secara berjamaah di masjid atau musala, atau juga di rumah. Meski demikian, shalat tarawih maupun Witir juga dapat dilakukan sendirian. Berikut ini tata cara shalat tarawih dan witir.
Tata Cara Shalat Tarawih
Pelaksanaan shalat tarawih biasanya dikerjakan dengan 8 rakaat dengan 2 salam dan ada juga yang mengerjakan 20 rakaat dengan 10 salam. Pada setiap rakaat diberi jeda untuk beristirahat sembari membaca doa Shalat tarawih.
Bagi para umat muslim yang akan mengerjakan ibadah Shalat Tarawih, berikut ini tata cara dan urutannya.
- Niat
- Takbiratul ihram
- Membaca taawuz dan al-fatihah,
- Membaca surat pendek dalam Alqur'an
- Rukuk
- I'tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Bangkit dari duduk, kemudian lanjut rakaat kedua dengan gerakan sama
- Salam
- Membaca doa Tarawih
Adapun bacaan doa Shalat Tarawih yaitu sebagai berikut.
Allohumma Innaka Afuwwun Kariim Tukhibbul Afwa Fa'fuanni
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku yang Maha Mulia.
Baca Juga: Doa Kamilin dan Artinya, Dibaca Setelah Salat Tarawih
Allohumma inna Nas'aluka Ridhoka wal Jannah wa Na'udzhubika min Sakhotika wannaar
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya kami memohon keridhoan-Mu dan surga, dan kami berlindung dari murka-Mu dan siksa neraka."
Shalat witir merupakan shalat yang jumlah rakaat ganjil. shalat Witir biasanya dilakukan setelah shalat-shalat sunah lainnya pada waktu malam hari. Pada bulan Ramadan, shalat witir umumnya dilakukan selepas shalat tarawih yang berjumlah 3 rakaat.
Shalat witir 3 rakaat dapat dilakukan dengan 2 cara. Cara pertama, 3 rakaat dengan 2 kali salam, yaitu 2 rakaat salam, dan 1 rakaat salam. Cara kedua, mengerjakan 3 rakaat sekaligus dengan satu salam.
Demikianlah informasi mengenai tata cara shalat tarawih dan witir yang perlu kamu tahu. Yuk, perbanyak amalan baik di bulan Ramadhan dengan menjalankan shalat tarawih dan witir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab