Suara.com - Jenazah tukang ojek korban penembakan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Timika di Kabupaten Mimika dan selanjutnya akan dibawa ke Makassar, Sulawesi Selatan.
Kepala Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan Bandara Mozes Kilangin Timika Ipda Andi Batilu mengatakan, bahwa jenazah korban penembakan dievakuasi menggunakan pesawat milik PT SAS dari Bandara Aminggaru Ilaga di Kabupaten Puncak.
Menurut dia, istri dan keluarga mendampingi jenazah korban dalam penerbangan dari Kabupaten Puncak menuju Timika.
"Dijadwalkan sore ini (jenazah korban) akan diterbangkan ke Makassar dengan menggunakan pesawat milik Sriwijaya Air untuk dimakamkan di kampung halamannya," kata Ipda Andi Batilu sebagaimana dilansir Antara, Kamis (15/4/2021).
Diketahui, tukang ojek bernama Udin (41) ditembak oleh anggota kelompok kriminal bersenjata pada Rabu (14/4), setelah mengantar penumpang ke kawasan Eromaga, Distrik Omikia, Kabupaten Puncak.
Udin mengalami luka tembak di bagian dada kanan yang tembus hingga punggung serta pipi bagian kiri.
Berita Terkait
-
Hindari Teror Penembakan di Papua, 27 Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika
-
Kabupaten Serang Berangkatkan 4 Atlet Judo ke PON XX Papua, Target Emas
-
Polisi dan Tentara Kejar Orang yang Tembak Pengojek di Eromaga Papua
-
Menkes Imbau Warga Papua Waspadai Tingginya Kasus Corona di PNG
-
Usai Antar Penumpang, Udin Tukang Ojek di Papua Tewas Ditembaki KKB
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu