- Kebakaran melanda rumah Anggota IV BPK RI Haerul Saleh di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi.
- Insiden di Jagakarsa tersebut menelan satu korban jiwa, yakni Haerul Saleh yang meninggal dunia saat kebakaran.
- Penyelidikan sementara menyatakan api diduga berasal dari tiner sisa renovasi rumah yang memicu munculnya api besar.
Suara.com - Kebakaran yang melanda rumah Anggota IV BPK RI Haerul Saleh di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/5/2026) pagi menyisakan duka mendalam.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengonfirmasi bahwa adanya korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut.
“Untuk korban meninggal dunia atas nama HS (49) sudah diatasi oleh petugas,” ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta pada Jumat (8/5/2026).
Berikut adalah deretan fakta terkait kebakaran rumah tinggal di Tanjung Barat tersebut:
1. Terjadi di Pagi Hari
Kebakaran terjadi di rumah tinggal yang berlokasi di Jalan Teratai Blok G8 RT 03 RW 02, Kelurahan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peristiwa itu dilaporkan warga ke petugas Damkar sekitar pukul 07.53 WIB.
Petugas Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta mengatakan, “Objek terbakar rumah tinggal.”
2. Satu Korban Jiwa Anggota BPK
Korban meninggal dunia dalam kebakaran ini adalah Haerul Saleh (49), yang menjabat sebagai Anggota IV BPK RI.
Baca Juga: Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
Sebelum berkarir di BPK, ia merupakan politikus Partai Gerindra yang pernah duduk sebagai anggota DPR RI di Komisi XI. Kariernya di panggung nasional dikenal cukup cemerlang, terutama dalam bidang keuangan negara.
3. Dugaan Terjadi Kebakaran
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, api diduga dipicu oleh sisa bahan kimia berupa tiner yang digunakan saat renovasi rumah.
“Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah yang memicu penyalaan api,” ujar Asril Rizal.
Keterangan saksi di lokasi menyebutkan asap hitam pertama kali terlihat muncul dari lantai tiga rumah sebelum api membesar.
4. Puluhan Personil Damkar Dikerahkan
Berita Terkait
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi
-
JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri
-
Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius