Suara.com - Pemerintah Jakarta mengubah lagi komposisi persentase penerimaan peserta didik baru 2021/2022 yang informasi resminya akan diumumkan Gubernur Anies Baswedan.
"Kedepan kami akan tingkatkan lagi komposisinya, persentasenya sesuai dengan Permendikbud. Nanti akan diumumkan oleh pak gubernur," kata Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria, hari ini.
Pemerintah Jakarta, kata dia, tengah mengevaluasi PPDB tahun ajaran 2021/2022 dan akan ada peningkatan kualitas pendidikan setelah penerapan PPDB tahun sebelumnya.
Masalah umur yang pernah dipermasalahkan orang tua siswa saat PPDB 2020-2021 telah diselesaikan.
Saat itu, pemerintah menggunakan sistem zonasi perwilayah untuk seleksi masuk sekolah. Jika berada di zonasi yang sama, siswa lebih tualah yang akan diterima.
"PPDB terus dievaluasi. Prinsipnya kami belajar dari tahun lalu, ada peningkatan yang baik, penyebaran yang baik," ujar Riza.
"Kemudian juga campuran antara usia yang baik, kemudian kapasitas kompetensi anak-anak lebih merata," Riza menambahkan.
PPDB juga akan membuat predikat sekolah unggulan hilang, semua sekolah berstatus sama.
"Jadi tidak ada lagi nanti sekolah yang unggulan, semua orang-orang pintar, sementara ada sekolah yang isinya kurang. Jadi nanti mix antara umur dan kemampuannya," katanya.
Baca Juga: Berkat Toa Masjid, Pemprov DKI Klaim Berhasil Turunkan Kebakaran 31 Persen
Berita Terkait
-
Momen Anwar Usman Pingsan Usai Purnabakti di Gedung MK
-
103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diluncurkan
-
Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya
-
Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi
-
10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial
-
Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran
-
Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis