Suara.com - Kapolres Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito, mengimbau warga untuk tetap mewaspadai aksi kejahatan selama bulan suci Ramadhan tahun ini.
Kapolres Eko Wimpiyanto juga meminta masyarakat memastikan lingkungan rumah aman saat akan ditinggal pergi, misalnya ke musala atau masjid untuk melaksanakan salat tarawih.
Sebab, kejahatan terkadang datang bukan karena ada niat, namun disebabkan ada kesempatan.
"Pastikan rumah kita aman sebelum ditinggal pergi. Jangan lupa matikan kompor dan lampu jika tidak terpakai. Jika ada tetangga yang tidak menjalankan ibadah karena ada halangan, kabarkan atau titipkan pada mereka," ujar dia.
Selain itu, katanya, bagi masyarakat yang berangkat beribadah ke musala atau masjid dengan kendaraan, diimbau memarkir kendaraan di tempat yang aman. Bila perlu dikunci kendaraannya secara ganda untuk menghindari aksi pencurian.
"Masyarakat harus bisa jadi polisi untuk dirinya sendiri maupun keluarga," kata dia.
Kapolres menambahkan seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Ramadhan tahun ini petugas menyiagakan personel yang disebar di beberapa titik guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah.
"Kami sudah mengerahkan personel untuk menjaga keamanan selama bulan suci Ramadhan hingga lebaran nanti," kata Eko.
Selain itu, terkait antisipasi penyebaran COVID-19, Kapolres juga meminta warga untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari virus tersebut terutama saat bepergian ke luar rumah.
Baca Juga: 5,6 Kg Sabu Berhasil Diamankan, Sindikat Terbongkar dari Penyamaran Polisi
Meski angka penyebaran COVID-19 di Kabupaten Kepulaun Meranti relatif melandai, namun diharapkan warga tetap waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. [Antara]
Berita Terkait
-
Polemik Pandji Pragiwaksono Memanas, Indro Warkop Beri Peringatan Keras Tentang Kritik di Indonesia
-
Indro Warkop Bandingkan Kasus Pandji Pragiwaksono dengan Era Kritik Warkop DKI
-
Kapan Idul Fitri 2026? Cek Jadwal Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU
-
Kapan 1 Ramadhan 2026 Tanggal Berapa? Cek Tanggal Pasti Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Jerit Ibunda Korban Salah Tangkap Aksi Demo Agustus, Dua Jari Anaknya Patah Diduga Disiksa Polisi
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar