Suara.com - Seorang nenek di Amerika Serikat menderita luka parah setelah dianiaya oleh seorang pria yang menganggapnya ia seorang keturunan Asia.
Menyadur New York Post, Minggu (18/4/2021) insiden tersebut terjadi di sebuah bus di Los Angeles. Korban merupakan seorang wanita 70 tahun yang dipukuli secara brutal hingga luka-luka parah.
Korban, yang seorang nenek yang merupakan keturunan Meksiko-Amerika, sedang turun dari bus kota pada hari Jumat (16/4).
Tiba-tiba seorang penumpang wanita lain, melontarkan ejekan ke nenek tersebut dengan menyebutkan anti-Cina padanya, Eastsider melaporkan.
Seorang pria kemudian menarik wanita tua itu, yang diidentifikasi sebagai Becky, ke depan bus dan memukulnya, kata laporan itu.
"Tidak ada yang akan membantu. Bahkan sopir busnya pun tidak," kata putranya, Pete, kepada situs web tersebut.
Aksi brutal pelaku pemukulan akhirnya berhenti setelah seorang penumpang di dalam bus tersebut menelepon bantuan 911, tambahnya.
Foto-foto menunjukkan korban, yang sedang dalam perjalanan berbelanja untuk cucunya, mengalami bengkak di bagian mata bengkak dan memar di bagian wajah wajah dan lehernya.
Hidung nenek tersebut juga mengalami patah dan beberapa rambutnya ditarik keluar, kata putranya kepada Eastsider.
Baca Juga: Perawat di Palembang Dianiaya, PPNI Mengutuk Keras Kekerasan Pada Perawat
Cucu dari nenek tersebut juga mengungkapkan jika banyak dari anggota keluarganya sering disalahartikan sebagai orang keturunan Asia.
Seorang juru bicara polisi mengatakan kepada Los Angeles Times bahwa Yasmine Beasley (23), ditangkap atas tuduhan kejahatan dalam serangan itu.
Juru bicara tersebut tidak mengungkapkan apakah jaksa penuntut mengejar tuduhan kejahatan rasial.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
16 Sekolah Unggulan Garuda Dibuka, Salah Satunya di Sultra
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat