News / Nasional
Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:35 WIB
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Aris Badara
Baca 10 detik
  • Pendaftaran siswa baru SMA Unggulan Garuda Sultra dibuka daring mulai 5 hingga 28 Februari 2026.
  • Seleksi dilakukan nasional mencakup administrasi, tes akademik, psikologi, wawancara, dan kesehatan oleh Kemendiktisaintek.
  • Sekolah Unggulan Garuda Sultra adalah satu dari 16 sekolah baru yang diluncurkan pemerintah pusat tahun 2026.

Suara.com - Penerimaan siswa baru Sekolah Unggulan Garuda di Sulawesi Tenggara (Sultra) secara resmi dimulai per tanggal 5 Februari 2026. Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Aris Badara, di sela-sela kegiatan Forum Koordinasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se-Sultra yang dirangkaikan dengan sosialisasi SMA Unggul Garuda, Kamis (5/2/2026).

Aris mengatakan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda Sultra Tahun 2026 dibuka secara online pada 5–28 Februari melalui laman smaunggulgaruda.kemendiktisaintek.go.id.

"Seleksi dilakukan secara nasional oleh Kemendiktisaintek, mencakup administrasi, tes akademik, tes psikologi, wawancara, dan tes kesehatan," kaya Aris dalam keterangannya.

Menurut dia, sekolah menyeleksi peserta didik secara ketat dan transparan, memastikan putra-putri Sultra yang berbakat dapat berkembang maksimal dan bersaing di tingkat nasional.

Dia menjelaskan, SMA Unggul Garuda menekankan pengembangan akademik, kegiatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) unggulan, program asrama, serta peluang mengikuti kompetisi nasional dan internasional.

"Sekolah ini dibangun berdasarkan tiga pilar, yakni akses seluas-luasnya bagi siswa berbakat, prestasi akademik, dan pengabdian kepada masyarakat," ujar Aris.

Selain akademik, siswa juga didorong berperan aktif dalam riset dan kegiatan pengabdian masyarakat yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

Selain menerima siswa baru, Sekolah Unggul Garuda Sultra juga saat ini sedang membuka pendaftaran bagi guru-guru yang akan mrngajar di sekolah tersebut.

Aris menambahkan, Pemerintah Indonesia meluncurkan 16 Sekolah Garuda pada tahun 2026 sebagai bagian dari program unggulan untuk memeratakan pendidikan berkualitas.

Baca Juga: Apakah Sekolah Garuda Gratis? Ini Penjelasan soal Biaya dan Sistem Belajarnya

Dari jumlah tersebut, 12 sekolah merupakan Sekolah Garuda Transformasi (pengembangan sekolah yang sudah ada), dan empat sekolah dibangun baru.

Salah satu dari empat sekolah bangun baru tersebut terletak di Kabupaten Konawe Selatan. Sekolah itu dibangun di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang dihibahkan kepada pemerintah pusat.

"Kita harus bangga, dari sekian banyak provinsi di Indonesia, satu dari empat sekolah Garuda baru tersebut dibangun di Sultra. Ini tidak terlepas dari upaya Bapak Gubernur Andi Sumangerukka yang terus mengupayakan dan mengarahkan kita semua," ujarnya.

Sebelumnya, kawasan ini merupakan kompleks perkantoran salah satu UPTD pada Dinas Perkebunan dan Hortikultura.

Load More