Suara.com - Kurang dari 3 minggu lagi, 1 Syawal 1442 H akan segera tiba. Kedatangan bulan Syawal ini juga menandakan bahwa umat muslim akan menyambut hari raya Idul Fitri. Tahukah kalian apa arti Idul Fitri sebenarnya?
Suara takbir, tasbih, tahmid dan tahlil umumnya akan menghiasi hari raya Idul Fitri. Berikut ini penjelasan arti Idul Fitri sehingga kerap juga dijuluki sebagai hari kemenangan.
Arti Idul FItri
Idul Fitri berasal dari kata Id yang berakar pada kata aada-yauudu yang artinya kembali. Sedangkan fitri diartikan sebagai suci, bersih dari segala dosa, kesalahan, serta keburukan yang diambil dari kata fathoro-yafthiru.
Namun sebenarnya fitri juga dapat diartikan sebagai buka puasa berdasar hadits Rasulullah SAW berikut:
”Dari Anas bin Malik: Tak sekali pun Nabi Muhammad SAW. Pergi (untuk shalat) pada hari raya Idul Fitri tanpa makan beberapa kurma sebelumnya." Dalam Riwayat lain: "Nabi SAW. Makan kurma dalam jumlah ganjil." (HR Bukhari).
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika di hari raya Idul Fitri umat muslim dilarang untuk berpuasa dan disunahkan bagi umat muslim untuk makan atau minum walaupun sedikit sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri.
Jadi yang dimaksud dengan idul fitri dalam konteks ini berarti kembali kepada asal kejadiannya yang suci dan mengikuti petunjuk Islam yang benar. Bagi ummat Islam yang telah lulus melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadhan akan diampuni dosanya sehingga menjadi suci kembali seperti bayi yang baru dilahirkan dari kandungan Ibunya.
Arti Lebaran
Baca Juga: Tips Kirim Hampers Lebaran ala Zaskia Adya Mecca
Umat muslim di Indonesia kerap menyebut hari raya idul fitri sebagai lebaran. Lebaran di sini di ambil dari bahasa jawa yaitu lebar-lebur-luber-labur. Lebar berarti kita akan merayakan Idul Fitri tanpa kemaksiatan. Lebur berarti bahwa bulan Ramadhan lalu telah meleburkan dosa yang pernah diperbuat.
Luber berarti mendapat banyak berkah, pahala serta rahmat dari Allah SWT. Sedangkan labur berarti bersih, sebab orang yang habis melakukan ibadah puasa diibaratkan bayi yang baru lahir, sehingga hati kita akan kembali menjadi putih tanpa adanya dosa.
Selama perayaan idul fitri, umumnya umat muslim saling bermaafan untuk saling memaafkan dosa kepada berbagai pihak yang diperbuat baik secara sengaja maupun tidak. Demikian arti Idul Fitri dan Lebaran yang menarik untuk diketahui.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi