Suara.com - Seorang staf rumah sakit di Italia disebut sebagai tukang bolos setelah absen selama 15 tahun, namun tetap menerima gaji dari perusahaannya.
Menyadur BBC Kamis (22/04), pria ini sudah absen dari rumah sakit Ciaccio di selatan kota Catanzaro pada tahun 2005. Meski begitu, ia tetap menerima gaji utuh setelahnya.
Pria yang tak disebutkan identitasnya ini dilaporkan menerima total bayaran hingga € 538.000 (Rp 9,4 miliar).
Karyawan ini adalah seorang pegawai negeri yang ditugaskan di rumah sakit pada tahun 2005. Pada saat itulah dia berhenti bekerja, kata polisi.
Polisi menuduhnya mengancam manajernya untuk menghentikannya mengajukan laporan disipliner terhadapnya.
Manajer itu kemudian pensiun, tambah polisi, dan ketidakhadirannya yang terus-menerus tak pernah diperhatikan oleh staf HRD.
Dia sekarang sedang diselidiki karena penipuan, pemerasan dan penyalahgunaan jabatan, lapor kantor berita Italia Ansa.
Enam manajer di rumah sakit juga sedang diselidiki sehubungan dengan dugaan ketidakhadiran.
Penangkapan tersebut merupakan hasil dari penyelidikan polisi yang berkepanjangan atas ketidakhadiran dan dugaan penipuan di sektor publik Italia.
Baca Juga: Hentikan Kebiasaan Makan di Meja Kerja, Ini 5 Efek Buruknya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga