Suara.com - Seorang pria Mumbai bernama Shahnawaz Shaikh menjadi penyelamat bagi banyak orang. Pria ini menjual SUV-nya tahun lalu untuk memulai skema pasokan oksigen yang saat ini terbukti menyelamatkan nyawa di tengah pandemi virus corona.
Menyadur NDTV Jumat (23/04), Shaikh telah menjadi pahlawan di gang sempit Malvani di Malad dengan Unity & Dignity Foundation - dan inisiatifnya dipuji secara luas di media sosial.
Kisahnya menarik perhatian tahun lalu setelah dia menjual Ford Endeavour kesayangannya dan menggunakan uang itu untuk membeli tabung oksigen bagi mereka yang membutuhkan.
"Tahun lalu ketika kami mulai, kami menyediakan oksigen untuk 5.000 hingga 6.000. Tahun ini, ada kekurangan oksigen di kota. Di mana kami biasanya menerima 50 panggilan sebelumnya, sekarang kami mendapatkan 500 hingga 600," kata Shaikh.
Dia mengatakan inisiatifnya dimulai selama gelombang pertama Covid, ketika sepupu temannya meninggal karena virus corona.
Ketika Shaikh mengetahui bahwa dukungan oksigen yang tepat bisa menyelamatkan hidupnya, dia menjual mobilnya untuk membeli obat-obatan dan tabung oksigen untuk pasien Covid.
"Sebelumnya, kami tidak dapat bekerja dengan baik karena kurangnya dana. Saya pikir SUV saya bisa dibeli lagi, yang penting sekarang adalah membantu orang lain," kata Shaikh kepada NDTV.
"Itulah mengapa saya menjual SUV saya dan barang-barang tertentu lainnya, dan itulah cara kami dapat membantu orang lain."
Pada hari Kamis, India mencatat lonjakan kasus Covid terbesar di dunia dengan 2.000 kematian dalam sehari. Beberapa bagian negara melaporkan kekurangan oksigen di tengah meningkatnya kasus Covid-19.
Baca Juga: Perjuangan Siswa di Sulsel : Belajar Ditemani Tabung Oksigen di Atas Gunung
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
-
Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang
-
Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo