Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan, ada keterkaitan antara bencana alam yang terjadi dengan kepemimpinan pemerintah daerah. Menurut Mega, peristiwa bencana tidak lepas dari kelalaian pemda.
Hal itu disampaikan Mega dalam Focus Group Discussion secara virtual bersama BMKG yang tayang di YouTube infoBMKG, Jumat (23/4/2021).
"Saya merasa bencana alam ini sebetulnya terjadi karena kelalaian termasuk dari pimpinan-pimpinan daerah," kata Mega.
Menurut Mega, pemerintah daerah kurang menanggapi bahwa bencana alam sebenarnya bisa dimitigasi. Padahal, kata Mega, dampak dari bencana alam bisa dihindari lewat kesadaran manusia ditambah bantuan teknologi.
"Bahwa ini sebenarnya bisa paling tidak dihindari dengan tentunya bantuan teknologi dan kesadaran manusianya sendiri," ujar Mega.
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu belakangan marak terjadi bencana alam di sejumlah daerah. Mulai banjir bandang, angin puting beliung, dan tanah longsor. Termutakhir bencana alam akibat badai siklon seroja di Nusa Tenggara Timur yang banyak menelan korban jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran di 63 Terminal Penumpang
-
DTSEN Rayakan Satu Tahun, Pemutakhiran Data Terus Diperkuat
-
Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA
-
Bukan Kasus Biasa: Tersangka Pembakar Mushola di Maluku Tenggara Terancam 9 Tahun Penjara
-
Satpol PP Sita Ribuan Botol Miras dari Sejumlah Warung dan Gudang di Jakarta Barat
-
Pasca OTT Bea Cukai, KPK Gandeng Inspektorat Kemenkeu Bahas Pencegahan Korupsi
-
Eks Pimpinan KPK Bingung Soal Dakwaan di Perkara Pertamina: Ini Apa Sih Esensinya?
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Kasus Impor Barang KW ke Dirjen Bea Cukai
-
Dinamika Kepemimpinan Kampus di Sulsel Uji Netralitas dan Independensi Akademik
-
Eks Jubir Tessa Mahardhika Sugiarto Resmi Dilantik Jadi Direktur Penyelidikan KPK