Suara.com - Kapolres Nias Selatan AKBP Arke Furman Ambat janji bekerja maksimal mengusut tuntas kasus dua balita hilang di Desa Eho, Kecamatan Hibala, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.
"Kami akan berupaya maksimal untuk mengusut tuntas kasus dua balita hilang di Desa Eho, Kecamatan Hibala, Nias Selatan," ucapnya saat mengunjungi lokasi anak hilang, Sabtu (24/4/2021).
Dia mengungkapkan kedatangan mereka di lokasi atau kediaman kedua Balita yang hilang tersebut adalah untuk mendapat informasi yang lebih jelas bagaimana kronologis Nurwana Athalita Manao (4) dan Jelita Duha (2) hilang.
"Kegiatan yang kita lakukan hari ini dalam rangka mendapat informasi yang lebih jelas bagaimana kronologis terjadinya kasus kehilangan Nurwana Athalita Manao dan Jelita Duha," ungkapnya.
Setelah mendapat beberapa informasi terkait hilangnya kedua Balita tersebut, Kapolres Nias Selatan kemudian melakukan survei di lokasi terakhir kedua anak tersebut berada atau bermain sebelum hilang.
Untuk diketahui, kasus dua Balita hilang di desa Eho, Kecamatan Hibala, Kabupaten Nias Selatan terjadi dua kali.
Di mana kasus pertama terjadi pada 19 November 2019 dengan korban Nurwana Athalia Manao (4) anak dari Anokho Manao dan Kristina Dachi.
Kasus tersebut telah dilaporkan keluarga korban ke Polsek Kecamatan Pulau Pulau Batu, dan hingga kini korban tak kunjung ditemukan.
Kasus kedua terjadi pada 14 April 2021 sekitar pukul 17.00 WIB, dimana korban yang hilang adalah Balita bernama Jelita Duha anak dari Edini Duha dan Wilistin Laia warga desa yang sama. (Antara)
Baca Juga: Putranya Menikah, Ibu Ini Kaget Calon Menantu adalah Putrinya yang Hilang
Berita Terkait
-
Putranya Menikah, Ibu Ini Kaget Calon Menantu adalah Putrinya yang Hilang
-
Balita Hilang di Depan Rumah Neneknya, Ternyata Hanyut Sejauh 1 Kilometer
-
Dua Nelayan di Nias Selatan Hilang Saat Melaut
-
Peras Kepsek hingga Bikin Ketakutan, 3 Petugas KPK Gadungan Diciduk Polisi
-
Peras Kepala Sekolah, 3 Anggota KPK Gadungan di Nias Ditangkap
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029