Suara.com - Seorang lelaki asal Jepang telah ditangkap setelah dia diduga memulai hubungan dengan 35 perempuan berbeda untuk menerima hadiah sepanjang tahun.
Takashi Miyagawa (39), dituduh menipu para perempuan dengan memberi tahu mereka tanggal yang berbeda untuk ulang tahunnya, sehingga ia dikirimi hadiah dan kartu secara terus menerus.
Ulang tahun aslinya adalah 13 November. Para perempuan itu kemudian bergabung dan bersama membentuk asosiasi korban, sebelum melaporkannya ke polisi pada Februari lalu.
Mereka mengklaim Miyagawa, dari wilayah Kansai, Jepang, menipu mereka dengan hadiah ulang tahun, pakaian, dan uang tunai senilai total 100.000 yen atau sekitar Rp 13,34 juta.
Seorang perempuan (47), percaya bahwa ulang tahun Miyagawa adalah pada 22 Februari, sementara dia memberi tahu yang lain (40), pada Juli dan yang ketiga (35), pada April.
Diperkirakan masih ada lebih banyak korban karena akan melapor.
Miyagawa bertemu dengan masing-masing perempuan itu melalui pekerjaannya di sebuah perusahaan pemasaran, yang menjual perlengkapan mandi, dilansir Metro mengutip SoraNews 24, Senin (26/4/2021).
Masing-masing percaya bahwa mereka pada akhirnya akan menikahi Miyagawa, klaim situs berita tersebut. Investigasi atas dugaan skemanya sedang berlangsung.
Baca Juga: Rurouni Kenshin The Final: Sinopsis dan Jadwal Rilis Kisah Si Battosai
Berita Terkait
-
Sebentar Lagi, Avigan Kembali Diuji Sebagai Obat Covid-19 di Jepang
-
Sang Pilot Hilang Kesadaran, Pesawat Kargo Jepang Mendarat Darurat
-
Ketagihan FaceApp, Pria 53 Tahun Ini Hobi Unggah Foto Jadi Remaja Cantik
-
Honda Perkenalkan Prototipe Mobil Listrik, Cikal Bakal HR-V?
-
7 Makanan Khas Jepang yang Perlu Anda Coba, dari Sushi hingga Mochi
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan
-
Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan
-
Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO
-
KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar
-
Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz
-
Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz
-
Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin
-
Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?
-
Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin