Suara.com - Warga DKI Jakarta diminta mewaspadai potensi hujan disertai petir di sebagian wilayah Jakarta pada Sabtu (1/5/2021).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan secara umum cuaca Jakarta sepanjang Sabtu pagi hingga malam hari cerah berawan hingga hujan ringan.
"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir di wilayah Jaksel dan Jaktim pada siang/sore hingga menjelang malam hari," tulis BMKG di laman resminya, Sabtu.
Data BMKG juga menyebutkan seluruh wilayah DKI Jakarta kecuali Kepulauan Seribu pada pagi hari diprakirakan cerah berawan. Untuk Kepulauan Seribu diprakirakan hujan ringan pada pagi hari.
Kemudian memasuki siang hari, cuaca wilayah Kepulauan Seribu cerah. Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, cerah berawan.
Sementara Jakarta Timur dan Jakarta Selatan diprakirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Memasuki malam hari Jakarta Selatan hujan ringan dan untuk Jakarta Timur berawan.
Sedangkan Jakarta Barat, Jakarta Pusat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu cerah berawan.
Kemudian pada Ahad dini hari (2/5), Kepulauan Seribu hujan dengan intensitas ringan dan wilayah lainnya diprediksi cerah berawan.
Baca Juga: Aceh Diguncang Gempa Bumi Berkekuatan 5,3 Magnitudo
Untuk suhu udara diprakirakan berkisar 24-33 derajat Celcius. Jakarta Barat berada pada rentang 24-33 derajat dan Jakarta Pusat 25-32 derajat Celsius.
Untuk Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprakirakan berkisar 25-33 derajat. Suhu di wilayah Jakarta Utara pada rentang 25-32, kemudian Kepulauan Seribu berada pada rentang 27-30 derajat.
Untuk kelembapan udara, BMKG memprakirakan berada pada rentang 60-90 persen. Jakarta Barat berada pada rentang 60-90 persen dan Jakarta Pusat 70-90 persen.
Kemudian Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada rentang 60-90 persen. Sedangkan Jakarta Utara diprediksi 70-90 dan Kepulauan Seribu berkisar 75-90 persen. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari