Suara.com - Pedagang kaki lima di trotoar kawasan pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, harus melakukan kucing-kusingan dengan petugas Satpol PP DKI Jakarta agar tidak terkena razia.
Mereka biasanya menggelar dagangannya usai petugas tersebut selesai berjaga.
Berdasarkan pantauan Suara.com di depan Blok F Pasar Tanah Abang, Rabu (5/5/2021), para pedagang mulai menggelar jualannya sekitar pukul 16.00 WIB. Bertepatan dengan puluhan anggota Satpol PP mulai bergegas meninggalkan lokasi.
Bersamaan dengan itu para pedagang kaki lima pun tampak memulai menggelar jualannya. Mereka terlihat menata barang-barangnya, mulai dari baju, celana, sendal, hingga sepatu.
Salah satu pedagang pakaian bayi mengatakan, jika mereka nekat berjualan di bawah pukul 16.00 WIB, barang dagangan bisa diangkut Satpol PP.
“Biasanya mulai dari jam empat nanti sampai jam delapananlah. Biar tidak kena razia,” ujar pedagang itu.
Pengamanan pasar Tanah Abang menjelang lebaran ini memang ditingkatkan, Petugas Satpol PP tidak segan mengangkut barang jualan pedagang yang nekat berjualan di trotoar saat jam kerja.
Seperti yang terjadi tadi, satu gerobak pedagang minuman diangkut bersama penjualnya karena nekat berjualan di trotoar bawah jembatan penyebrangan orang Stasiun Tanah Abang.
Pada Minggu (2/5) kemarin Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memprediksi jumlah pengunjung pasar Tanah Abang melonjak tinggi, mencapai 100 ribu orang
Karenanya pengamanan ketat diperlakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Salah satu langkah yang diambil adalah pemberlakuan sistem buka tutup di Stasiun Tanah Abang, yang ditutup pada pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB. Aturan ini berlaku sampai 12 Mei mendatang.
Baca Juga: Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Gerobak dan Pemilik Diangkut ke Truk
Berita Terkait
-
Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Gerobak dan Pemilik Diangkut ke Truk
-
Duh! Pasar Pagi Kota Tegal Diserbu Pengunjung Jelang Lebaran
-
Pejabat Negara Kekaisaran Sunda Nusantara Ditilang Polisi di Gerbang Tol
-
Razia Prokes, Petugas Temukan Dua ASN Asyik Belanja Saat Jam Kerja
-
Heboh Jenderal Tentara Sunda Nusantara Kena Tilang, Rusdi Lahir di Ambon
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate