Suara.com - Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan dipastikan bakal beroperasi di tengah larangan mudik pada masa libur lebaran. Protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 akan siap dijalankan ketika dibuka.
Kepala Humas Ragunan, Wahyu Bambang mengatakan, berbagai ketentuan dan fasilitas untuk menunjang protokol kesehatan sudah disiapkan. Salah satunya seperti tempat cuci tangan di beberapa titik.
"Kalau ditanya persiapan apa yang dilakukan, kami sudah siap apapun yang terjadi. Kami juga telah melakukan pembenahan dengan menyiapkan fasilitas terutama yang berkaitan dengan prokes seperti tempat mencuci tangan. Sejak awal itu semua kita sudah siapkan," ujar Bambang ketika dikonfirmasi Jumat (7/5/2021).
Selain itu, tempat parkir juga sudah diatur agar tak ada kerumunan. Ketika baru buka dan tutup, masyarakat akan diatur agar tak berjubel.
"Tempat parkir sudah kita alokasikan apabila emang nanti kita diputuskan untuk buka," jelasnya.
Selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), kapasitas Ragunan dibatasi sampai 50 persen. Karena diperkirakan akan ada ledakan pengunjung maka Bambang menyebut pihaknya akan menolak banyak orang yang datang.
"Apabila dibuka dengan kondisi pengunjung 50 persen artinya kita akan menolak pengunjung yang sedang dalam perjalanan otw ke Ragunan. karena di suasana lebaran pengunjung ini di kondisi normal bisa mencapai ratusan ribu orang dalam satu hari," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo