Suara.com - Berbagai cara dilakukan pemudik agar lolos pemeriksaan di Posko Penyekatan Mudik. Termasuk dengan cara-cara mengelabui petugas.
Perwira Pengendali atau Padal Pos Penyekatan Gerbang Tol Timur 1, Iptu Budi Setiyo mengatakan petugas di lapangan menemukan modus pemudik menggunakan mobil tes drive. Hal itu ditemukan petugas saat melakukan pemeriksaan kendaraan yang melintas di Posko Penyekatan mudik Gerbang Tol Bekasi Timur, Jumat (7/5/2021).
"Tadi kami sempat menemukan salah satu mobil tes drive yang bermaksud ingin masuk ke Tol Bekasi Timur," kata Budi di lokasi.
Budi menuturkan pihaknya memberhentikan mobil tes drive dikarenakan ada kecurigaan melihat kapasitas penumpang. Pasalnya mobil tes drive yang diberhentikan bukan berisi dua orang, melainkan empat orang.
"Ketika kami melakukan pemeriksaan terhadap salah satu mobil tes drive tersebut, rupanya dalam mobil tidak berisikan dua orang saja, melainkan terdapat sebanyak empat orang di dalamnya," ucap Budi.
Karena ditemukan indikasi mudik, mobil test drive tersebut diminta putar balik oleh petugas.
Sebelumnya sebanyak 54 kendaraan berhasil diputarbalikkan petugas dari Kamis (06/05) pukul 20.00 Wib malam hingga Jumat (07/05) pukul 11.00 Wib siang.
"Sebanyak 54 kendaraan berhasil kami putar balikkan dengan cara yang humanis," tuturnya.
Budi merinci dari 54 kendaraan yang diputarbalikkan, terdiri 48 mobil pribadi, 4 bus dan 2 truk.
Baca Juga: Naik Ambulans, Modus Baru Pemudik Lebaran Kelabui Polisi
Ia menyebut sejumlah alasan para pengemudi yang diberhentikan petugas dan diputarbalikkan yakni karena ingin berkunjung ke keluarga, menemui orang tua hingga mudik ke kampung halaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
-
Siapa Sadiq al-Nabulsi? Tokoh Islam Terpandang Lebanon Tewas dalam Serangan Israel
-
Kapan TNI Ditarik dari Pasukan Perdamaian PBB di UNIFIL?
-
Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat
-
China Veto Resolusi Selat Hormuz Karena Ogah Legalkan Aksi Militer Ilegal AS dan Israel
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri