Suara.com - Kekerasan di situs suci umat Muslim dan Yahudi adalah eskalasi kekerasan berminggu-minggu di Yerusalem yang telah bergema di seluruh wilayah.
Layanan darurat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, 136 orang terluka di kompleks itu dan di tempat lain di Yerusalem, termasuk 83 orang yang dirawat di rumah sakit.
Dikatakan sebagian besar terluka wajah dan matanya oleh peluru berlapis karet dan pecahan peluru dari granat kejut.
Sebagaimana melansir laman Skynews, Minggu (9/5/2021), Israel mengatakan enam petugas polisi terluka.
Sebelumnya pada Jumat (7/5/2021), pasukan Israel menembak dan membunuh dua warga Palestina dan melukai sepertiga, setelah orang-orang itu melepaskan tembakan ke pangkalan milik pasukan Polisi Perbatasan paramiliter Israel di Tepi Barat yang diduduki.
Itu adalah yang terbaru dari serangkaian konfrontasi mematikan dalam beberapa pekan terakhir yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.
Ketegangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir di Yerusalem timur, yang diklaim oleh Israel dan Palestina.
Pada awal bulan suci Ramadhan, Israel memblokir tempat berkumpul yang populer di mana orang-orang Palestina secara tradisional bersosialisasi di akhir puasa sepanjang hari.
Tindakan itu memicu bentrokan dua minggu sebelum Israel mencabut pembatasan.
Baca Juga: MUI Kecam Aksi Penyerangan yang Dilakukan Polisi Israel di Masjid Al-Aqsa
Namun dalam beberapa hari terakhir, bentrokan kembali terjadi setelah Israel mengancam akan mengusir puluhan warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem timur.
Pihak Amerika Serikat (AS) mengatakan, pihaknya "sangat prihatin" tentang ketegangan yang meningkat dan meminta semua pihak untuk bekerja untuk menurunkan ketegangan tersebut.
Mereka juga menyatakan keprihatinan tentang ancaman penggusuran.
Berita Terkait
-
Tepi Barat Memanas, Satu Warga Palestina Tewas, Dua Orang Israel Terluka
-
Tentara Israel Tumbang Kena Kanker, Iron Dome Dituduh Senjata Makan Tuan
-
Festival Yahudi Ortodoks Berujung Bencana Besar: Puluhan Orang Meninggal
-
Festival Berakhir Bencana: Puluhan Orang Yahudi Tewas, 100 Luka-luka
-
Suriah Serang Rudal ke Israel, Picu Sirine Bunyi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS