Suara.com - Pengalaman menjadi penjaga kuburan tidak melulu horor seperti yang terpublikasikan selama ini. Banyak pengalaman berharga yang dapat dipetik dari aktivitas mengurus makam.
GUNAN saya temui ketika sedang berjualan dimsum di teras Superindo, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Berdagang dimsum merupakan kegiatan Gunan selepas menjaga Blok Lingkung (Blok Lingkungan), sebuah tempat pemakaman umum yang terletak di dekat Sungai Cileungsi.
Lokasi pemakaman persis berada di belakang Pasar Desa Bojongkulur. Posisi kober lebih tinggi dibandingkan rumah-rumah warga Villa Nusa Indah yang berdiri mengelilinginya.
Dikisahkan Gunan, orang pertama yang dimakamkan di sana seorang ulama bernama Mbah Kulur. Nama Bojongkulur yang dikenal sekarang diyakini pengaruh dari nama Mbah Kulur ini.
Mbah Kulur dikenal sebagai tokoh kharismatik dan karena itu pula sampai sekarang tidak ada yang berani mengutak-atik tempat pemakaman Blok Lingkung.
Tugas menjaga pusara yang sekarang dijalani Gunan merupakan turun temurun.
Dia mendapatkan amanat dari gurunya yang bernama Kyai Haji Ahmad Dimyati, beberapa waktu sebelum meninggal dunia, untuk menjaga Makam Blok Lingkung. Ahmad Dimyati yang menjadi sesepuh desa itu merupakan generasi awal penjaga tempat peristirahatan terakhir warga Desa Bojongkulur.
Guru Gunan ingin memastikan setelah meninggal dunia, kober tersebut tidak rusak dan tetap memberikan manfaat bagi penduduk desa.
Itu sebabnya, lelaki kelahiran 1965 itu dengan segala dinamika persoalan dalam pengelolaan makam, terutama pada masa transisi pengurusan makam sepeninggal gurunya, tetap berusaha menjalankan tugas sebaik-baiknya.
Baca Juga: Kisah di Balik Sukaria Badut Jalanan
Pengalaman batin
Pada awal-awal menerima amanat dari guru, Gunan menjadikan kegiatan menjaga tanah tersirat sebagai pekerjaan utama.
Dalam perjalanannya, kondisi ekonomi keluarga membuat Gunan tak punya pilihan lain selain mencari tambahan pemasukan keuangan keluarga, tetapi mengurus makam tetap menjadi prioritas.
Sejak dua tahun lalu, dia mendapat jalan dengan membuka usaha dagang dimsum.
Ada pengalaman batin yang dirasakan Gunan tentang menemukan jalan membuka usaha dimsum.
Dia merasakan perjalanan usahanya mendapatkan kelancaran, bahkan sekarang telah berkembang menjadi beberapa cabang.
Tag
Berita Terkait
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Prosesi Pemakaman Viral, Pelayat Disuguhkan Aksi Penari Berpakaian Minim
-
Biar Nggak Mubazir, Ayah Vidi Aldiano Ungkap Bakal Bagikan Baju Almarhum Putranya
-
Buka Lahan Pemakaman Baru, Pemkot Jakbar Relokasi 128 KK
-
"Vidi Tetap Hidup": Cara Fans Rayakan Ulang Tahun sang Idola dengan Doa dan Aksi Sosial
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal