Suara.com - Seorang wanita berusia 23 tahun dari Tripura, India bunuh diri setelah dia diarak keliling kampung dalam kondisi telanjang karena dituduh berselingkuh.
Menyadur Times of India, Senin (10/5/2021) tujuh orang, termasuk empat wanita ditangkap pada 7 Mei dan didakwa karena membuat seseorang bunuh diri.
Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada 4 Mei di desa Betaga Sabroom, distrik Tripura Selatan di negara bagian Tripura.
Wanita itu bunuh diri dengan mengkonsumsi racun setelah video cabul dari dugaan perselingkuhannya ditampilkan di layar lebar di pasar lokal pada 2 Mei.
Beberapa penduduk lokal yang menonton video tersebut kemudian mendatangi rumah wanita itu dan memotong rambutnya, mengikatnya, hingga diarak keliling desa dalam keadaan telanjang.
Setelah kejadian tersebut, wanita itu kemudian pulang ke rumahnya dimana dia mengkonsumsi racun hingga meninggal dunia di tempat.
Keluarga wanita tersebut mengajukan pengaduan terhadap beberapa tetangganya dan menuduh mereka membuatnya bunuh diri.
Proses Suo Motu dilakukan berdasarkan laporan media dan pemberitahuan dikeluarkan kepada sekretaris kepala negara untuk meminta laporan lengkap tentang insiden tersebut.
Suo Moto adalah istilah Latin yang terjadi ketika lembaga pemerintah, pengadilan, atau otoritas pusat lainnya mengambil kendali atas masalah atau kasus itu sendiri.
Baca Juga: Tsunami Covid-19 India, Produksi Maruti Suzuki Surut 7 Persen
Hakim ketua divisi AA Kureshi dan hakim S Talapatra melembagakan proses suo motu atas insiden tersebut dan mengeluarkan pemberitahuan kepada sekretaris kepala Tripura Selatan dan Sabroom, untuk meminta laporan lengkap atas insiden tersebut.
Kasus tersebut digambarkan oleh pengadilan sebagai "pelanggaran hak asasi manusia yang paling berat" dan mendesak responden untuk mengajukan jawaban mereka dalam waktu 24 jam.
Pengadilan juga menginstruksikan pihak berwenang untuk mengirimkan rekaman video yang dipajang di pasar dan meminta keterangan dari anggota keluarga korban.
"Jika ada foto atau rekaman video yang tersedia dari insiden yang dituduhkan, hal yang sama harus ditunjukan di hadapan pengadilan," kata pengadilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu