Suara.com - Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19 di RS Tabrani, Pekanbaru, Senin (10/5/2021). Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif mengenang mendiang sebagai sosok yang tulus dalam berdakwah.
Slamet sebelumnya membenarkan soal beredarnya kabar duka Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia periode 2015-2020 tersebut.
"Benar (meninggal dunia) jam 18.40 WIB," kata Slamet saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (10/5/2021).
Slamet merasa kehilangan atas kepergian Teuku yang meninggal di usia 57 tahun tersebut. Selama mengenal Teuku, Slamet dikenal sebagai sosok yang teguh pada pendirian serta istiqomah dalam berdakwah.
"Tegas dan berani dalam membela pendiriannya," ujarnya.
Menurutnya, Tengku kerap mengisi waktunya dengan berdakwah Islamiyyah. Ia bahkan meyakini kalau Teuku memiliki kepribadian yang baik.
"Saya bersaksi beliau orang baik dan tulus dalam berdakwah."
Kabar Ustaz Tengku Zul meninggal dunia dituliskan Karo Humas Provinsi Riau, Chairul Riski.
"Innalillahi wa innailaihi rooji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah Ust. Tengku Zulkarnain. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.," tulis pesan Chairul, Senin (10/9/2021).
Baca Juga: Positif Corona, Ustadz Tengku Zul Wafat saat Azan Berbuka Puasa
dr Diana Tabrani, pengelola Rumah Sakit Tabrani menyampaikan Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia usai mencoba melawan virus corona yang menggerogoti tubuhnya sejak pekan lalu.
"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah Ust. Tengu Zulkarnain," kata Diana dilansir dari Batamnews.co.id -- jaringan Suara.com.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang