- Ketua MPR RI Ahmad Muzani prihatin atas memanasnya situasi konflik antara AS, Israel, dan Iran di Timur Tengah.
- Muzani mengakui dampak konflik internasional sulit dihindari, tetapi berharap pengaruhnya tidak terlalu dirasakan Indonesia.
- Ia menekankan perlunya penguatan persatuan nasional demi melindungi kedaulatan dan kepentingan bangsa di tengah ketidakpastian global.
Suara.com - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyoroti memanasnya situasi di Timur Tengah menyusul eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ia berharap dampak dari perang tersebut tidak terlalu terasa di dalam negeri.
“Saya kira keadaan di Timur Tengah adalah keadaan yang sangat memprihatinkan. Keadaannya memanas dan keadaannya sangat tidak menentu,” ujar Muzani saat dimintai tanggapan terkait konflik tersebut.
Meski demikian, ia mengakui bahwa dalam situasi global yang saling terhubung, dampak konflik internasional sulit untuk sepenuhnya dihindari.
“Dampak dari keadaan itu diharapkan tidak terlalu terasa di dalam negeri, tapi suka atau tidak suka dampak itu pasti akan ada,” katanya.
Muzani menegaskan, dalam kondisi geopolitik yang tidak stabil, Indonesia harus memperkuat persatuan nasional. Ia menyebut kekompakan menjadi kunci agar kepentingan bangsa tetap terlindungi di tengah ketidakpastian global.
“Karena itu pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat berharap kita semuanya tetap menjaga kekompakan, persatuan, kebersamaan untuk menjaga, melindungi kepentingan bangsa, kepentingan negara, kedaulatan negara, kedaulatan bangsa,” ucapnya.
Lebih lanjut, Muzani mengingatkan agar kepentingan nasional tidak dikalahkan oleh kepentingan kelompok maupun emosi sesaat.
“Kita harus bersatu padu, tidak boleh kepentingan nasional dikalahkan oleh kepentingan-kepentingan egoisme ataupun pikiran-pikiran yang lebih bersifat emosional,” tegasnya.
Menurutnya, dalam tradisi kehidupan bernegara di Indonesia, tantangan seberat apa pun hanya dapat dilalui dengan soliditas antara rakyat dan pemerintah.
Baca Juga: Ahmad Muzani Ungkap Pesan Terakhir Try Sutrisno: Ingin Amandemen UUD 45
“Saya kira dalam tradisi kita bernegara, situasi seberat apa pun hanya akan mungkin dapat kita lalui dengan baik kalau kita bersatu, kalau kita bersama-sama antara rakyat dengan pemerintah,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ahmad Muzani Ungkap Pesan Terakhir Try Sutrisno: Ingin Amandemen UUD 45
-
4 Negara yang Berpeluang Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Ada Timnas Indonesia
-
Israel Tingkatkan Serangan ke Lebanon Buntut Roket dan Drone Hizbullah
-
Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Aman Bila Terjadi Perang Dunia III, Kenapa?
-
Kapal Induk USS Abraham Lincoln Dihantam 4 Rudal Balistik Iran, Eskalasi Kian Memanas
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Analis: Stok Pencegat Rudal AS Menipis, Kapal Perang dan Tanker di Selat Hormuz Jadi Incaran
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Operasi Ketupat 2026, Polri Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahmad Muzani Ungkap Pesan Terakhir Try Sutrisno: Ingin Amandemen UUD 45
-
Israel Tingkatkan Serangan ke Lebanon Buntut Roket dan Drone Hizbullah
-
Kapal Induk USS Abraham Lincoln Dihantam 4 Rudal Balistik Iran, Eskalasi Kian Memanas
-
Blak-blakan di Sidang, Ahok Cium Upaya 'Sembunyikan' Rugi Pengadaan LNG Pertamina ke Cucu Perusahaan
-
Misi Damai Prabowo untuk AS-Israel-Iran Dinilai Terlalu Ambisius
-
Pangeran Bermuka Dua: Bagaimana Mohammad bin Salman Rayu Trump untuk Habisi Iran