Suara.com - Beberapa hari lagi, umat muslim akan menyambut hari raya idul fitri 142 H. Jika melihat kondisi saat ini, nampaknya pelaksanaan shalat idul fitri di beberapa wilayah, khususnya yang berada di zona merah masih harus melaksanakannya di rumah masing-masing.
Jika merujuk pada tahun 2020 lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idul Fitri Pandemi Covid-19.
Fatwa tersebut menyatakan bahwa disunnahkan melantunkan takbir dirumah, di masjid, di pasar dan dimanapun umat muslim berada sebagai syiar keagamaan. Namun, demi mengurangi resiko penyebaran Covid-19 takbir sebaiknya dilakukan secara terbatas. Bahkan dilakukan melalui media digital.
Selain mengatur tentang pengumandangan takbir, fatwa ini juga memberikan panduan shalat Idul FItri di masa pandemi. Di mana pelaksanaannya juga dianjurkan di rumah masing-masing.
Lantas perlukah khotbah diadakan jika salat idul fitri ditunaikan di rumah?
Jika ibadah shalat Idul Fikri dilakukan di rumah dan berjamaah bersama anggota keluarga. Jika merujuk pada fatwa MUI, jumlah jamaah yang dianjurkan yaitu minimal empat orang. Satu sebagai imam serta khotib (pemberi khutbah) dan tiga orang lainnya sebagai makmum.
Sedangkan jika salat Idul Fitri dilaksanakan secara sendiri (munfarid), maka ketentuannya yakni berniat melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri secara sendiri, dan dilakukan dengan bacaan pelan.
Namun, jika jumlah jamaah kurang dari empat orang atau dalam pelaksanaan di rumah dan tidak ada yang memiliki kompetensi atau keberanian dalam berkhutbah, maka shalat idul fitri boleh tidak disertai khutbah.
Sebenarnya secara umum, ketentuan shalat dan khutbah Idul Fitri di rumah sama dengan sholat berjamaah di tanah lapang ataupun masjid.
Baca Juga: Contoh Khutbah di Masa Pandemi untuk Salat Idul Fitri di Rumah
Komisi fatwa MUI menjelaskan bahwa khutbah idul fitri bersifat sunnah sebagai penyempurna sholat Idul Fitri yang dilaksanakan dengan dua khutbah sebagaimana khutbah jumat.
Bagi Anda yang mengerjakan shalat idul fitri di rumah dan memutuskan untuk tetap melaksanakan khutbah karena memenuhi persyaratan yang diharuskan, maka dapat mengikuti panduan berikut:
Khutbah pertama:
- Menghadap jamaah.
- Mengucap salam.
- Melafalkan takbir sebanyak 9 kali.
- Membaca tahmid/hamdalah.
- Membaca shalawat nabi.
Berikut bunyi sholawat nabi:
"Allahumma shalli ‘al sayyidin Muhammad, wa 'alaa aali sayyidin muhammad." - Membaca wasiyyat bit taqwa.
- Menyampaikan nasihat ketaqwaan, terutama soal penting zakat fitrah.
- Membaca salah satu ayat Alquran.
- Menutup khutbah pertama.
Khutbah kedua:
- Membaca takbir sebanyak 7 kali.
- Membaca tahmid/hamdalah.
- Membaca shalawat nabi.
- Membaca wasiyyat bit taqwa.
- Membaca salah satu ayat Alquran.
- Membaca doa ampunan untuk umat Islam.
- Doa sapu jagat.
- Menutup khutbah kedua.
- Mengucap salam.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Merinding! Menapaki Masjid Al Ghamamah di Madinah, Saksi Bisu Salat Id Pertama Rasulullah
-
Viral Saf Salat Id di Alun-Alun Kudus Campur Baur, Bagaimana Hukumnya?
-
Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
-
Rayakan Lebaran, Duta Sheila On7 Diserbu Fans Usai Salat Id
-
Gelar Salat Id, Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca Sukses Rangkul Ratusan Warga Jagakarsa
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi