- Habiburokhman dari Gerindra membenarkan anggaran Makan Bergizi Gratis masuk pos pendidikan karena penerimanya adalah pelajar.
- Anggaran MBG diperoleh dari efisiensi kegiatan tidak produktif, bukan mengorbankan program pendidikan esensial lainnya.
- Anggaran MBG telah disetujui Banggar DPR bersama seluruh fraksi, termasuk PDIP, dan kini fokus pengawasan pelaksanaan.
Suara.com - Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman, memaparkan alasan mendasar di balik masuknya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke dalam pos anggaran pendidikan.
Menurutnya, langkah ini secara faktual sangat tepat mengingat sasaran utama program tersebut adalah para pelajar.
Pernyataan ini sekaligus merespons sikap PDI Perjuangan (PDIP) yang belakangan menyatakan keberatan terhadap penggunaan anggaran pendidikan untuk program MBG.
"Secara faktual, masuknya MBG di anggaran pendidikan memang memiliki alasan yang kuat yakni karena penerima MBG adalah siswa yang menjadi bagian terpenting dari sistem pendidikan," ujar Habiburokhman dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
Habiburokhman yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan bahwa pengalokasian dana untuk MBG tidak mengorbankan program pendidikan esensial lainnya.
Ia menjelaskan, bahwa anggaran tersebut diperoleh dari hasil efisiensi kegiatan-kegiatan yang dianggap tidak produktif.
"Selain itu tidak ada alokasi lebih penting yang dihapus untuk penganggaran MBG, yang ada adalah menghapus kegiatan-kegiatan tidak efisien dan rawan korupsi di sektor tersebut," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa anggaran MBG sebenarnya telah melalui proses pembahasan yang matang di Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.
Ia menyebut Ketua Banggar DPR Said Abdullah, yang merupakan politisi PDIP, telah menyatakan bahwa anggaran tersebut sudah disetujui bersama oleh seluruh fraksi.
Baca Juga: Komisi III DPR Gelar RDP Kematian Nizam Syafei, Ibu Kandung Hadir dan Soroti Dugaan Penyiksaan
Untuk itu, ia menyayangkan adanya sikap yang dinilai tidak konsisten terkait kesepakatan anggaran yang telah diputuskan.
"Nilai politisi ada pada keberpihakan kepada rakyat kecil serta konsistensi sikap dan ucapan, jangan karena nafsu cari panggung membuat kita membabi buta," tegasnya.
Habiburokhman mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan penuh terhadap kesuksesan program MBG demi masa depan anak-anak Indonesia.
Ia menekankan bahwa fokus saat ini seharusnya berada pada pengawasan di lapangan, bukan lagi pada perdebatan pos anggaran yang sudah disepakati.
"MBG adalah program terbaik dan sangat berguna untuk anak-anak kita. Hal ihwal persetujuan anggaran sudah berlalu karena sudah kita sepakati, tinggal sekarang kita awasi pelaksanaannya agar tidak terjadi penyimpangan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Megawati Kirim Surat Duka Cita untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Soroti Serangan Militer AS-Israel
-
PDIP Ungkap Alasan Megawati Tak Hadiri Pemakaman Try Sutrisno
-
Komisi III DPR Gelar RDP Kematian Nizam Syafei, Ibu Kandung Hadir dan Soroti Dugaan Penyiksaan
-
Anggaran Perpusnas Dipangkas 280 Miliar: Di Balik Error Panjang iPusnas Kita
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia
-
KPK Sita 5 Mobil Mewah dan Bukti Elektronik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT
-
Memperingati International Womens Day 2026, API Serukan Perlawanan atas Penghancuran Tubuh
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Kuasa Hukum Gus Yaqut: Tersangka Korupsi Tanpa Kerugian Negara Ibarat Pembunuhan Tanpa Korban!