Suara.com - Polsek Kemayoran membuat pos pantau pasca tawuran berdarah yang menewaskan satu orang korban di Utan Panjang, Kemayoran Jakarta Pusat, pada Rabu (19/5/2021). Pos tersebut didirikan sebagai antisipasi terjadinya bentrokan.
Kapolsek Kemayoran Kompol Ewo Samono mengakatakan pos pantau itu berada di perbatasan antara Kelurahan Utan Panjang dan Harapan Mulya.
"Dimana pos pantau tersebut setiap malam sudah dimulai dari tadi malam," kata Ewo saat konperensi pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (20/5/2021).
Ewo menuturkan, pos pantau itu dijaga oleh tiga unsur yaitu pihak Kecamatan Kemayoran, TNI, dan kepolisian.
"Diharapkan dengan adanya pos pantau tersebut masyarakat tidak akan terjadi tawuran lagi," imbuhnya.
Malam ini kata Eko, pihaknya difasilitasi Kecamatan Kemayoran akan mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat.
"Pertemuan antara tetua-tetua di kedua lokasi tersebut, nanti akan difasilitasi oleh pak camat dan juga dari Pak Koramil dan dari Kapolsek sendiri," jela Ewo.
Diketahui akibat tawuran antar remaja Kelurahan Utan Panjang dengan Kelurahan Harapan Mulya, satu orang tewas setelah mendapatkan luka sobek di bagian perutnya. Korban itu berinisial ML berusia 34 tahun.
Tawuran terjadi di Jalan Utan Panjang III, Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (19/5) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Baca Juga: Polres Jakpus: Korban Tewas Tawuran di Kemayoran Bukan karena Melerai
Kekinian delapan orang tersangka telah ditetapkan, empat diantaranya remaja di bawah umur. Adapun para tersangka itu adalah RR alias A (15), MF alias P (17), ADL alias A (15), MD alias D (15), ABS alias P (24), ZFG alias K (22), JML alias S (18), dan ISK alias I (18).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam