Suara.com - Polres Metro Jakarta Pusat, menaikkan kasus dugaan pelecehan seksual di Hotel Bobobox, Tanah Abang, dari penyelidikan menjadi penyidikan. Dalam kasus yang viral di media sosial ini, pelakunya secara diam-diam merekam tamu laki-laki saat sedang mandi di hotel tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan peningkatan status itu ke tingkat penyidikan karena pihaknya telah menemukan tambahan alat bukti.
"Terkait dengan perkembangan kasus perekaman tanpa izin di Hotel Bobobox, saat ini terhadap proses penyelidikan sudah kami lakukan gelar perkara. Hingga saat ini sudah kami naikkan menjadi statusnya dalam proses sidik, dikarenakan kami sudah menemukan tambahan alat bukti," kata Arsya di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (20/5/2021).
Namun, sejauh ini terduga pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka.
"Calon tersangka, sebagai mana kami sampaikan, terduga pelaku sudah kami mintakan klarifikasi. Kemudian kami sudah mendapatkan bukti tambahan, sehingga apa yang kami laporkan ini, sudah bisa kami naikkan ke sidik," ujarnya.
Selanjutnya kata dia, pihaknya akan kembali memeriksa korban, saksi dan terduga tersangka untuk memenuhi pemberkasan perkara. Untuk pasal yang disangkakan kepada calon tersangka, ahli forensik akan dilibatkan.
"Artinya kami akan melibatkan ahli forensik untuk menjelaskan keterkaitan alat bukti tersebut terkait dengan pasal yang disangkakan," kata Arsya.
Sebagai informasi, insiden tamu mandi direkam secara diam-diam terjadi di Bobobox Pods kawasan Jakarta Pusat. Peristiwa tak senonoh itu terjadi pada 12 Mei 2021 saat korban sedang mandi.
Pelaku memanfaatkan celah dinding penyekat di kamar mandi bersama untuk merekam aktivias korban mandi. Korban memergoki tangan dan kamera yang digunakan oleh pelaku saat ia sedang mandi tanpa mengenakan pakaian.
Baca Juga: Kasus Rekam Cowok Sedang Mandi di Hotel Kapsul Bobobox, Pelakunya Lelaki
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim
-
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT