Suara.com - Sejak pandemi Covid-19, Pemerintah telah menyalurkan berbagai macam bantuan sosial untuk masyarakat. Bantuan-bantuan sosial tersebut diberikan sebagai upaya pemerintah dalam mendukung perekonomian masyarakat di tengah pandemi. Lalu apa saja bansos yang masih cair setelah Lebaran 2021?
Ada beberapa bantuan sosial (bansos) yang telah selesai disalurkan. Namun, ada pula beberapa yang masih akan dibagikan dalam beberapa waktu ke depan. Berikut ini adalah beberapa bansos yang masih cair setelah lebaran 2021:
Pemerintah telah memperpanjang subsidi listrik PLN bagi pelanggan golongan tertentu, hingga bulan Juni 2021. Dalam program ini, pelanggan akan menerima subsidi tarif yang berbeda-beda, mulai dari 25-50 persen. Berdasarkan informasi di akun Instagram @pln_id, pelanggan yang akan menerima subsidi tarif listrik PLN adalah sebagai berikut:
- Rumah Tangga daya 450 VA (R1/450 VA) - 50%
- Bisnis Kecil daya 450 VA (B1/450 VA) - 50%
- Industri Kecil daya 450 VA (R1/450 VA) - 50%
- Rumah Tangga daya 900 VA Bersubsidi (R1/900 VA) - 25%
Semua itu dengan catatan penggunaan listrik sampai dengan pemakaian maksimum yang setara 720 jam nyala. Subsidi atau potongan tarif listrik PLN bisa didapatkan secara otomatis baik oleh pengguna prabayar (token) saat membeli token maupun pasca-bayar setelah membayar tagihan.
2. Bantuan Subsidi Upah (BSU)
Program BSU dari Pemerintah bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta sebenarnya tidak diperpanjang pada tahun 2021 ini. Namun ada sebagian peserta terdaftar yang belum menerima bantuan ini di penyaluran tahun lalu, sehingga mereka dikabarkan akan segera mendapatkan bantuan senilai Rp2,4 juta.
3. Program Keluarga Harapan (PKH)
Bansos yang masih akan cair setelah Lebaran adalah PKH bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Sesuai rencana, di tahun 2021 bantuan ini akan diberikan dalam waktu 3 bulan sekali. Jadwal penyaluran yang masih tersisa adalah bulan Juli dan Oktober 2021.
Baca Juga: Airlangga: Penerima Kartu Prakerja Calon Pahlawan Kebangkitan Nasional
Selanjutnya, bansos yang masih akan cair setelah lebaran 2021 adalah bantuan langsung tunai (BLT) Desa sebesar Rp300.000 yang akan diterima oleh KPM setiap bulannya sejak Januari hingga Desember 2021. Informasi ini berdasarkan penjelasan resmi dari Kementerian Keuangan tentang Pedoman Penyaluran Dana Desa 2021, di mana dana ini berasal dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) yang kemudian dikirimkan ke Rekening Kas Desa (RKD).
Pihak penyelenggara program Kartu Prakerja menyebutkan masih ada kuota tersisa dari target yang ada, akibat sejumlah peserta yang sudah dinyatakan lolos sebelumnya dicabut kepesertaannya. Kepesertaan tersebut dicabut, karena mereka tidak melakukan pembelian pelatihan pertama hingga 30 hari sejak dinyatakan diterima sebagai peserta program Kartu Prakerja.
Untuk mengisi kuota yang tersisa, maka akan dibuka gelombang tambahan yaitu gelombang ke-17 yang waktu pembukaan pendaftarannya belum diumumkan secara resmi.
6. BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan