Suara.com - Korban tewas akibat kecelakaan Bus Pasaman Transport Express nomor polisi BA 7974 SU yang terjun ke sawah milik warga di Jorong Simpang Tigo, Nagari Simpang, Kecamatan Simpati, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, bertambah satu orang sehingga korban meninggal jadi tiga orang.
"Benar, korban meninggal dunia bertambah satu orang lagi sehingga total korban meninggal jadi tiga orang," kata Kasat Lantas Polres Pasaman Iptu Saherman di Lubuk Sikaping, Jumat (21/5/2021).
Korban meninggal atas nama Anisa Ziya (4) perempuan penumpang bus asal Lubuak Gadang, Kenagarian Parik, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat.
Korban meninggal pada Kamis (20/5) sekitar pukul 15.00 WIB di Rumah Sakit Yos Sudarso Padang.
Anisa sebelumnya sempat dibawa ke Puskesmas Simpati kemudian dirujuk ke Puskesmas Bonjol, karena kondisinya dirujuk lagi ke RSUD Lubuk Sikaping dan akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Yos Sudarso Padang.
Pasca-kecelakaan Anisa menderita di bagian telinga sebelah kanan mengeluarkan darah dan tidak sadarkan diri, dan akhirnya meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Yos Sudarso Padang.
Sedangkan dua korban meninggal lainnya atas nama Damris (45) laki-laki asal Jorong Tinggiran, Kecamatan Sungai Aur, dan Siti Aina (51) perempuan asal Lubuak Gadang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat.
Sebelumnya terjadi kecelakaan Bus Pasaman Transport Express terjun ke sawah milik warga di Jorong Simpang Tigo, Nagari Simpang, Kecamatan Simpati, Kabupaten Pasaman pada Rabu (20/5) sekitar pukul 05.30 WIB pagi.
Bus yang dikemudikan Akhyar (59) warga Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang itu datang dari arah Malampah menuju Jorong Simpang diduga melaju dengan kecepatan tinggi dengan kondisi rem tidak berfungsi hingga terjadi kecelakaan,
Baca Juga: Lagi, Jalur Sentul Bogor Makan Korban Jiwa
Bus terjun dari ketinggian 15,1 meter dan masuk areal persawahan, mengakibatkan tiga penumpang meninggal dunia, penumpang lain dan sopir yang mengalami luka-luka berjumlah 41 orang. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Lagi, Jalur Sentul Bogor Makan Korban Jiwa
-
Kronologi Kecelakaan Maut Xenia Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai
-
Minibus Ngebut Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Dua Tewas 6 Luka Parah
-
Heboh Jenazah Terpental dari Ambulans, Begini Kronologinya
-
Penjual Cilok Tewas Usai Adu Banteng dengan Hastomo Arbi di Jembatan Godog
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar