Oleh karena itu, jika kamu masih bingung memilih formasi apa namun ingin lulus CPNS 2021, kamu bisa memilih formasi pengawas olahraga.
Analis Informasi Kebudayaan
Formasi berikutnya yang juga rendah peminatnya yaitu Analis Informasi Kebudayaan. Tahun 2019 lalu, formasi ini tidak ada yang memilih sama seperti formasi Pengawas Olahraga.
Oleh karena itu, jika ingin lulus seleksi CPNS 2021 dan masih samar ingin memilih formasi yang mana, memilih formasi Analis Informasi Kebudayaan adalah pilihan yang tepat.
Penyusun Kebutuhan Perlengkapan Jalan
Formasi Penyusun Kebutuhan Perlengkapan Jalan juga bisa menjadi pilihan tepat jika ingin lulus seleksi CPNS 2021.Formasi ini bisa dibilang sepi peminat, bahkan tahun sebelumnya formasi ini tidak ada yang mendaftar.
Oleh karena itu, kamu bisa manfaatkan peluang tersebut untuk pilihan formasi CPNS 2021 karena peluang kelulusannya terbuka lebar.
Selain formasi di atas, terdapat beberapa formasi CPNS 2021 saingan sedikit lainnya juga yang bisa kamu pilih, di antaranya yaitu sebagai berikut.
- Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapetan)
- Pengadministrasian Izin Kawin dan Izin Cerai
- Pengelola Grafik Perjalanan Kereta Api
- Pengelola Jaringan Antar Moda Perkeretaapian
- Pengelola Kelistrikan Perkeretaapian
- Pengelola Pemeliharaan Laboratorium
- Pengelola Pengembangan Sumberdaya Pendidikan Anak Usia Dini
- Pengelola Penggerak Peran serta Masyarakat di Bidang Kesehatan
Demikianlah informasi mengenai formasi CPNS 2021 yang sepi peminat. Jadi, mau pilih formasi yang mana nih?
Baca Juga: Syarat Dokumen Pendaftaran CPNS 2021, Jangan Sampai Ketinggalan!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua