Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat atas peristiwa banjir yang merendam pemukiman warga di Kelurahan Cibuluh, Kota Bogor. Melalui Balai Ciungwanara, Kemensos menyalurkan bantuan asistensi rehabilitasi sosial (ATENSI) berupa 100 paket sembako kepada korban banjir di Kota Bogor tersebut.
Kepala Balai Ciungwanara, Siti Sari Rumayanti menjelaskan, 100 paket sembako yang disalurkan merupakan wujud perhatian Kemensos bagi para korban banjir.
"Semoga yang diberikan sedikit bisa membantu meringankan beban para korban bencana banjir," ujar Siti Sari Rumayanti dalam keterangannya pada Minggu, (23/5/2021).
Ratusan paket sembako diterima langsung oleh Sekretaris Lurah dan dengan pendampingan dari Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial dan Penyandang Masalah Lainnya, Nana Supriatna.
Sekretaris Lurah menyampaikan permohonan maaf kepada tim Balai Ciungwanara karena Lurah Cibuluh tidak bisa hadir karena sedang mengikuti rapat di kecamatan.
"Tanpa mengurangi rasa hormat, pihak kelurahan Cibuluh mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan bantuan atensi yang diberikan kepada warganya," ucapnya.
Sementara itu, Lan Suherlan, salah seorang warga terdampak banjir mengucapkan banyak terima kasih kepada Kemensos, khususnya Balai Ciungwanara yang telah memberikan bantuan kepada para korban.
"Mengucapkan terima kasih kepada Tim Balai Ciungwanara atas bantuan yang telah diberikan dan memang sangat membutuhkan oleh masyarakat," tutup Suherlan.
Baca Juga: Cigudeg Bogor Banjir Lagi, Warga Tegalega Mengungsi
Berita Terkait
-
Dulu Penerima PKH Kemensos, IRT Bandung Jadi Pedagang Sayur Sukses
-
Libatkan Pemuda, Kota Tangsel Kembangkan Berbagai Usaha Bernilai Ekonomi
-
Penerima BST Kemensos Wafat? Ahli Waris Boleh Cairkan, Ini 5 Syaratnya
-
Mensos Minta Nasyiatul Aisyiyah Bantu Tangani Berbagai Masalah Anak
-
Pengalaman Atasi Banjir di Kota Surabaya, Begini Mensos Berbagi Cerita
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
BEM se-DIY Gelar Aksi Damai di Malioboro, 400 Personel Polisi Siaga Humanis
-
DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan
-
Desakan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil Menguat, Polri: Ini Ulah Individu, Bukan Struktural
-
Karier Alex Noerdin: Dari Anak Tentara Hingga Gubernur Sumsel
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Selain Kades, KPK Seret Eks Wabup dan Eks Ketua DPRD Pati Jadi Saksi Kasus Pemerasan Sudewo
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026