Suara.com - Komisi VIII DPR segera melakukan pertemuan dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada pekan depan. Pertemuan itu akan dilangsungkan dalam rapat kerja membahas persoalan ibadah haji 2021.
"Kita akan raker dengan menteri agama tanggal 31 Mei hari Senin depan," kata Yandri di Kompleks Parlemen DPR, Senin (24/5/2021).
Salah satu agenda raker tersebut ialah untuk mengkonfirmaai terkait kabar Arab Saudi yang memberikan kesempatan bagi 60 ribu calon jemaah haji di seluruh dunia untuk berangkat ke tanah suci pada tahun ini.
Dari jumlah tersebut, Yandri ingin memastijan berapa kuota jemaah haji yang diberikan pemerintah Arab Saudi bagi jemaah di Indonesia.
"Pertanyaannya, apakah Indonesia dapat undangan nggak, apakah calon jemaah haji kita berkesempatan berangkat atau enggak, ini yang belum," kata Yandri.
Begitu pula denga permasalahan vaksin sebagai syarat berangkat haji bagi jemaah.
Diketahui Arab Saudi mengharuskan jemaah yang berangkat sudah divaksin dengan vaksin yang bersertifikat dari organisasi kesehatan dunia (WHO).
"Termasuk vaksinnya. Vaksin kita kan pakai Sinovac, sementara Saudi tidak mengakui Sinovac," kata Yandri.
Dekati Menlu Arab Saudi
Baca Juga: Tanyakan Pelaksanaan Haji, Menteri Retno Dekati Menlu Arab Saudi di PBB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir di sela-sela agenda Sidang Majelis Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, Jumat (21/5/2021).
Retno menyebut sejauh ini belum ada lampu hijau dari Arab Saudi untuk membuka pintu ibadah haji bagi jemaah dari Indonesia karena situasi pandemi Covid-19.
"Khusus dengan Menlu Arab Saudi, saya kembali meminta informasi mengenai pelaksanaan haji tahun ini. Menlu Saudi menyampaikan pembahasan masih terus dilakukan untuk pengaturan haji tahun ini," kata Retno dalam jumpa pers virtual, Jumat (21/5/2021).
Tahun lalu, Arab Saudi hanya mengizinkan sejumlah kecil jemaah haji yang tinggal di negara tersebut dan memenuhi kriteria tertentu.
Jemaah yang berhasil mendapatkan izin dipilih secara acak melalui sistem undian otomatis, tanpa keterlibatan manusia, menurut Menteri Haji dan Umrah.
Jemaah tersebut juga diharuskan mengisolasi diri di rumah tujuh hari sebelum tiba di Mekah, sebagai bagian dari persyaratan untuk ikut menunaikan ibadah haji. Para peserta kemudian dikarantina di hotel yang ditentukan hingga dimulainya haji.
Jemaah dibawa dalam kelompok yang ditentukan setiap hari sementara setiap 50 orang didampingi oleh seorang pemimpin kesehatan.
Otoritas juga menerjunkan petugas untuk memastikan langkah-langkah keamanan, termasuk mengenakan masker dan jarak sosial, dilaksanakan setiap saat.
Mereka akan melakukan skrining visual, mengisi formulir tindak lanjut di bus, mengawasi komitmen jemaah untuk menaati langkah-langkah pencegahan dan melaporkan setiap gejala yang ditemui.
Pemerintah Arab Saudi juga membagikan perangkat ibadah yang terdiri dari sajadah dan pakaian khusus yang sudah disterilkan.
Berita Terkait
-
Guru di Baubau Meninggal Usai Disuntik Vaksin Sinovac, Ini Penyebabnya
-
Tanyakan Pelaksanaan Haji, Menteri Retno Dekati Menlu Arab Saudi di PBB
-
DPR dan Pemerintah Tunggu Kepastian Ibadah Haji dari Kerajaan Arab Saudi
-
Puluhan Warga Meninggal Usai Divaksin, Ini Penjelasan Komnas KIPI
-
Komnas KIPI: 27 Warga yang Meninggal Usai Divaksin Sinovac karena Komorbid
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda
-
KPK Terima Hasil Audit BPK, Berapa Angka Pasti Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji?
-
Pemprov DKI Jakarta Tambah 63 Sekolah Swasta Gratis Mulai Juli 2026, Total Ada 103
-
PDIP Larang Keras Kadernya Cari Untung dari Program MBG, Apa Alasannya?
-
Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan
-
Vonis 9 Tahun Eks Dirut Pertamina Patra Niaga, Kerugian Rp171 Triliun Dibantah Hakim!
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya