Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan curahan hati seorang anak tentang perlakuan sang ibu padanya viral di media sosial.
Lewat sebuah video yang diunggah di akun Tiktok @gaktaumokngamok, (17/5/2021) anak tersebut menceritakan kejadian tak terlupakan saat ia dan keluarganya mengalami kecelakaan mobil di jalan tol.
Dalam narasi yang dikisahkan di videonya, sang anak mengaku bahwa ibunya tak menolongnya sama sekali meskipun saat itu ie terkapar dan berdarah.
"Remember when nyokap cuma ngelihatin gue tergeletak berdarah-darah dengan keadaan kaca nancep di kepala gue di jalan tol setelah kecelakaan mobil," tulis anak itu.
Sang ibu bahkan diteriaki oleh orang yang menolong karena hanya diam terpaku melihat anaknya tak berdaya usai menjadi korban kecelakaan.
"Akhirnya ada yang nolongin dan teriakin nyokap gue, 'bu itu bu anaknya, ya Tuhan,' dan nyokap gue masih diem aja," tulis anak itu.
Dalam videonya, anak tersebut menjelaskan alasan sang ibu bersikap dingin padanya hingga tak mau menolong di saat bahaya sekalipun.
"Nyokap emang dari dulu selalu ketus sama gue even gue nggak ngelakuin kesalahan apapun," tulisnya.
Anak tersebut bercerita, bahwa saat ia masih dikandung ibunya, sang ayah berselingkuh sehingga sang ibu menganggap dirinya pembawa sial.
Baca Juga: Telah Beristri dan Begal Payudara Pesepeda di Kemayoran, HP Tak Kuat Tahan Nafsu
"Karena pas hamil gue, bokap selingkuh, nyokap nganggap gue pembawa sial sampai sekarang," sambungnya.
Melihat unggahan tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengkritik sikap ibu dari anak tersebut yang melampiaskan sakit hati di masa lalu pada sang anak.
"Ikut kesel gue bacanya, lo kuat banget asli, makasih udah bertahan hingga detik ini. Semangat terus! Buat mamanya semoga cepat sadar," tulis warganet dengan akun ririka.
"Semua bayi dilahirkan suci dan nggak ada yang namanya pembawa sial atau keberuntungan di dunia ini," tulis warganet lain dengan akun lagimager20.
"Makanya nggak semua ortu pantas punya anak, khususnya orang yang selalu nyalahin orang lain atas rasa keselnya pada orang yang buat salah," tulis warganet dengan akun croco.
"Semua orang bisa jadi ibu/ayah tapi nggak semua orang bisa jadi orang tua," tulis warganet lain dengan akun anak pak hendra.
Berita Terkait
-
Viral Pemuda Salat di Hutan Beda Arah Kiblat, Jadi Perdebatan Publik
-
Viral Wanita Diturunkan dari Mobil Temannya, Malah Menari di Pinggir Tol
-
Bucin Total! Ingin Ketemu tapi Pacar Dipenjara, Siswi SMA Nekat Lakukan Ini
-
Telah Beristri dan Begal Payudara Pesepeda di Kemayoran, HP Tak Kuat Tahan Nafsu
-
Dewi Persik Hibur Acara Khitanan, Berakhir Hujatan dan Kepolisian
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Mulai Beroperasi Usai Terendam Banjir Lumpur 3 Meter
-
Kasus Kematian Diplomat Dihentikan, Keluarga Arya Daru Tempuh Langkah Hukum dan Siap Buka 'Aib'
-
Breaking News! KPK Resmi Tetapkan Eks Menag Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Profil Damai Hari Lubis: Dulu Garang Tuding Ijazah Palsu, Kini 'Luluh' di Depan Jokowi?
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Legislator DPR Bela Pandji: Kritik Komedi Itu Wajar, Tak Perlu Sedikit-sedikit Lapor Polisi
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?
-
Polemik Batasan Bias Antara Penyampaian Kritik dan Penghinaan Presiden dalam KUHP Baru
-
Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?