5. Kelogisan Bahasa
Informasi dalam kalimat efektif harus dapat diterima oleh akal. Misalnya, kalimat “Kepada Walikota Semarang, kami persilahkan” lebih efektif dan logis dibanding “Waktu dan tempat kami persilakan”. Memang waktu dan tempat akan dipersilakan untuk siapa?
Selanjutnya, kalimat “waktu dan tempat” bukan merupakan subjek yang diberi waktu dan tempat untuk berbicara. Oleh karena itu, kalimat tersebut kurang logis dan bukan termasuk kalimat efektif.
6. Tidak Ambigu
Karakteristik tidak ambigu berkaitan erat dengan tujuan utama kalimat efektif, yakni memberikan gagasan kepada pembaca secara jelas. Oleh karena itu, kalimat efektif tidak diperkenankan mempunyai makna ganda atau ambigu.
Contoh kalimat ambigu: Penampilan wanita itu seperti beruang. Penjelasan dalam kalimat tersebut dapat berupa: wanita tersebut terlihat berpenampilan seperti hewan beruang. Atau juga bermakna, wanita itu terlihat mempunyai banyak uang. Maka, kamu bisa memperbaiki kalimatnya menjadi “Penampilan wanita itu seperti memiliki banyak uang”.
Demikian penjelasan mengenai karakteristik dan contoh kalimat efektif bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah kebahasaan yang baku.
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden